
PROKAL.co,PENAJAM-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) kini menjajaki pemanfaatan Bendungan Waru di Desa Sesulu, Kecamatan Waru, PPU, sebagai sumber air baku untuk Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT) PPU. Langkah ini diambil guna meningkatkan cakupan layanan air bersih bagi warga Kecamatan Waru dan sebagian Kecamatan Penajam.
Bupati PPU, Mudyat Noor, mengatakan, telah melakukan koordinasi langsung dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV selaku pengelola bendungan. Pihak BWS Kalimantan IV memberikan sinyal positif atas rencana pemerintah daerah tersebut.
"BWS Kalimantan IV telah memberikan lampu hijau apabila pemerintah daerah hendak memanfaatkan Bendungan Waru sebagai sumber air baku," kata Bupati PPU, Mudyat Noor, Kamis (29/10/2026).
Dia mengatakan, untuk merealisasikan rencana tersebut, pemerintah daerah akan membangun instalasi pengolahan air (IPA) atau Water Treatment Plant (WTP) dengan kapasitas 50 liter per detik. Infrastruktur ini diharapkan menjadi solusi pemenuhan kebutuhan air bersih di wilayah setempat.
Mudyat Noor mengungkapkan, bahwa selain Kecamatan Waru, kapasitas air tersebut juga diproyeksikan untuk mendukung kebutuhan masyarakat di Kecamatan Penajam. Saat ini, Pemkab PPU sudah menghubungkan jaringan pipa distribusi antar kedua kecamatan tersebut.
Sebelumnya, unit WTP Waru dengan kapasitas 40 liter per detik telah berhasil menyalurkan air bersih ke wilayah Kelurahan Petung, Tanjung Tengah, hingga Kampung Baru. Langkah ini menjadi strategi pemerintah dalam mengantisipasi krisis air bersih saat musim kemarau melanda area layanan WTP Lawe-Lawe.
"Suplai air bersih dari Kecamatan Waru salah satu upaya pemerintah daerah mengatasi krisis air bersih di wilayah layanan WTP Lawe-Lawe ketika memasuki musim kemarau," kata Mudyat.(rie/adv)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




