Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pesawat di Bandara SAMS Tak Jadi Terbang, Ini Penjelasan Manajemen Sriwijaya di Bandara..

Wawan-Wawan Lastiawan • Sabtu, 1 Juni 2019 - 07:05 WIB
-
-

BALIKPAPAN – Sebuah maskapai penerbangan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, molor dari jadawal penerbangannya.

Salah seorang keluarga calon penumpang pesawat itupun mengaku kecewa lantaran tak dapat pemberitahuan soal molornya pesawat itu.

Kepada media ini, Bely Siswoko, warga Balikpapan, mengatakan, ia membelikan tiket Sriwijaya Air, bernomor register SJ 230, tujuan Balikpapan-Tarakan untuk keponakannya, Putri Arwinda, melalui situs online. 

Dijadwal yang tertera di tiket, seharusnya pesawat SJ 230 berangkat pada Jumat (31/5), pukul 18.20 Wita. Namun tiba-tiba pesawat tersebut batal berangkat dari jadwalnya itu. 

Dijelaskannya, ia mengantarkan Putri ke Bandara SAMS sekira pukul 16.30 Wita. Dia pun sempat menemani kemenakannya itu mulai dari check-in hingga masuk ke ruang tunggu keberangkatan di Bandara SAMS. Kata dia, semua berjalan normal. 

“Habis itu saya ke rumah makan. Enggak lama, sekitar pukul 18.40, saya ditelepon sama keponakan saya, bilangnya dia ketinggalan pesawat,” katanya.

Bely pun tak lantas menerima alasan keponakannya itu ketinggalan pesawat. Dia kemudian menghubungi pihak Sriwijaya Air di bandara tersebut untuk meminta konfirmasi terkait hal ini. 

“Ternyata pas saya, pihak pesawat bilang bukan ketinggalan pesawat, tapi reschedule. Besok (1/6), pesawatnya baru berangkat pukul 10.45,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpunnya, perubahan jadwal ini terjadi karena ada masakapai Sriwijaya Air lainnya yang juga dirubah jadawal terbangnya. “Bilangnya pihak pesawat sih karena ada pesawat yang lain dimajukan jadwalnya, jadi berimbas ke pesawat keponakan saya itu harus di-reschedule,” akunya.

Namun bukan tertundanya jadwal penerbangan SJ 230 yang membuat Bely berang, melainkan informasinya. Sebab, Bely mengaku tidak pernah mendapat informasi jika SJ 230 di-reschedule, baik pemberitahuan secara lisan, maupun tulisan.

“Bilangnya pihak pesawatnya, penumpang lain sudah diinformasikan soal reschedule ini melalui SMS. Tapi kok saya enggak dapat. Saya sampai kasih lihat daftar SMS HP saya ke mereka, kalau memang saya enggak dapat,” geramnya.

Meski kecewa, Bely dan Putri harus tetap menerima kenyataan pahit ini. Direncanakan, Putri akan berangkat ke Tarakan dengan maskapai yang sama pada Sabtu besok. 

“Ya, mau gimana mana lagi. Jadi saya minta (kepada pihak Sriwijaya Air) diprintkan ulang aja tiket buat besok,” tandasnya. 

Sementara itu, saat ditanya mengenai peristiwa ini, Station Manager Sriwijaya Air Bandara SAMS, Roy Watulingas, membenarkan jika SJ 230 mengalami reschedule. Namun dia juga belum mengetahui secara persis apa yang menyebabkan pesawat tersebut diundur jadwal penerbangnnya. 

“Ini yang ngubah langsung dari perintah pusat, bukan dari kami yang ngerubah jadwal,” katanya saat dihubungi media ini.

Ditanya soal informasi yang seharusnya diberikan kepada calon penumpang jika pesawat mengubah jadwal, Roy menegaskan pihaknya telah menginformasikan hal ini melalui SMS. 

Namun, jika masih ada calon penumpang yang belum menerima informasi, kata dia, hal ini perlu dilakukan investigasi lagi.

“Kan harus dilihat juga dari mana beli tiketnya, informasi itu bisa datang dari tempat dia beli tiket. Terus juga HP-nya harus diperiksa, apakah ada gangguan atau tidak,” jelasnya. (sur/pro/one) 

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#balikpapan