Pucuk pimpinan di Mapolres Balikpapan akan berganti. Mulai Jumat (29/11/2019), posisi Kapolres Balikpapan yang sebelumnya ditempati AKBP Wiwin Firta YAP, Sik, akan dijabat AKBP Tumudi. Sejumlah prestasi ditorehkan Wiwin Firta selama menjadi Kapolres Balikpapan. Yang paling menonjol adalah predikat sangat baik di bidang pelayanan publik.
Orangnya ramah. Pembawaannya tenang. Inilah sosok Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta YAP, SIK. Ditemui PROKAL.co (media online Kaltim Post Group) Kamis (28/11) pukul 13.00 wita di ruang kerjanya, pria asal Mojokerto ini tengah duduk di meja kerjanya.
Sesekali ia tampak sibuk menerima panggilan telepon dari headset bluetooth yang menempel di telinga kirinya. Ia juga sempatkan membalas chat WhatsApp.
Hari Kamis itu ia akan mengakhiri tugasnya sebagai Kapolres Balikpapan. Dia dipromosikan jabatan baru sebagai Kabag Bin Ops Roops Polda Kaltim.
Ngobrol santai bareng media ini, Wiwin Firta mengungkapkan kesenangan dan kebanggaannya menjadi Kapolres di Balikpapan. Menurut Wiwin, Balikpapan merupakan kota yang kondusif. Warganya juga aman dan tertib.
"Saya bangga dan apresiasi kepada rekan-rekan dari FKPD Balikpapan, tokoh adat, tokoh agama, ormas, teman-teman mahasiswa, dan seluruh elemen masyarakat lainnya. Yang bersinergi dengan kepolisian menjaga situasi Kota Balikpapan hingga kini tetap aman dan kondusif," kata Wiwin.
Wiwin menceritakan, dia menjabat sebagai Kapolres Balikpapan selama 2 tahun 2 bulan. Tepatnya 6 Oktober 2017. Selama waktu itu, berbagai prestasi dan terobosan baru ditorehkan untuk kemajuan dalam pelayanan yang dilakukan kepolisian Polres Balikpapan dan Polsek. Di bawah kepemimpinannya, Wiwin Firta mampu menciptakan dan menjaga kondusivitas di Kota Balikpapan. Mulai menekan kriminalitas, menjaga pilpres 2019, hingga menjaga kota dari isu-isu nasional.
"Tidak terasa saya menjabat Kapolres selama dua tahunan. Dulu saya menjabat sebagai Kapolres Malinau," kata Wiwin.
Perwira Menengah dengan pangkat melati dua ini menambahkan, sejumlah program kapolri berhasil dijalankan dengan baik.
Polres Balikpapan menjadi polres satu-satunya di jajaran Polda Kaltim yang meraih Predikat Wilayah Bebas Korupsi atau WBK dari kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara, Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.
"Itu penghargaan pertama yang di terima Polres Balikpapan, satu satunya polres di jajaran Polda Kaltim yang menerima WBK," jelasnya.
Tidak hanya puas dengan pencapaian yang dilakukan, Kapolres terus melakukan inovasi dan terobosan baik di bidang IT maupun Non IT, salah satunya dengan menjadi ruang pelayanan menjadi satu pintu, hal ini untuk memudahkan masyarakat balikpapan dalam melakukan pelaporan serta kebutuhan lainnya, bahkan di dalam ruangan telah di siapkan rumah konsultasi, ruang bermain anak serta ruang laktasi.
"Semua ini untuk memberikan rasa nyaman bagi masyarakat balikpapan yang ingin membuat SKCK atau membuat laporan termasuk ruang pelayanan SIM," imbuhnya.
Selain menciptakan ruang pelayanan satu pintu, Polres Balikpapan juga menciptakan ruang Command Center, yang merupakan program bersama dengan Pemerintah Kota Balikpapan dengan penggunaan CCTV.
CCTV yang ada sudah terpasang di beberapa wilayah yang ada. Hal ini di lakukan untuk meningkatan pelayanan kepada masyarakat serta menciptakan situasi yang kondusif guna mendukung pembangunan di Wilayah Balikpapan.
Dari keseriusan dan kerja keras yang di lakukan dalam memberikan pelayanan yang terbaik pada masyarakat, pada tahun 2017 tanggal 12 Desember, Polres Balikpapan meraih penghargaan dari Kepala Kepolisian Negara RI atas prestasinya sebagai Polres Terbaik di Bidang Pelayanan Penertiban SIM di lingkungan Polri Hasil penilaian Ombudsman RI.
Inovasi terus di lakukan oleh AKBP Wiwin Firta, hingga beberapa penghargaan terus diraih oleh Polres Balikpapan, seperti IRSA dan Wahana Tata Nugraha yang selalu didapat setiap tahun.
Dengan terus membangun inovasi dan program unggulan lainnya dalam membangun zona integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani atau WBBM seperti Polisi Turun ke jalan mengatur lalulintas.
" Jadi setiap pagi semua anggota kepolisian dari Kapolres hingga ke bawah membantu mengatur lalulintas di jalan raya, sehingga masyarakat nyaman sat beraktivitas di pagi hari," tambahnya.
Selain itu juga ada terobosan baru, yakni aplikasi "Beruang Madu" dimana masyarakat bisa mendownload di play store dan hal ini juga untuk mempermudah masyarakat balikpapan.
Di dalam aplikasi Beruang Madu ini banyak sekali yang bisa di manfaatkan, seperti SKCK online, SIM online, Pengaduan, dan Panic Buttom.
Selain itu polres membentuk tim Unit Reaksi Cepat yang di gawangi oleh unit Sabhara serta Tim Beruang Hitam yang di gawangi Unit Jatanras Polresta Balikpapan.
Dengan capaian yang di dapat Polres Balikpapan di bawah kepemimpinan AKBP Wiwin Firta, tidak membuat merasa puas, namun dirinya berharap, inovasi terus diciptakan untuk pelayanan masyarakat. (pro/one)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan