BALIKPAPAN-Sebanyak 3.600 lebih penumpang dijadwalkan bertolak dari Pelabuhan Semayang, Balikpapan, pada puncak arus mudik, Senin (17/4) siang.
Ribuan penumpang ini akan berlayar menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menggunakan KM Labobar milik PT Pelni.
Sehari sebelumnya, Minggu (16/4) malam, sebanyak 2.000 lebih penumpang juga meninggalkan Pelabuhan Semayang menggunakan KM Lambelu dengan tujuan Parepare.
Kepala Bagian Operasi dan Pelayanan PT Pelni Kantor Cabang Balikpapan Candra Nugraha mengatakan, jumlah penumpang yang diangkut dengan KM Labobar mencapai 98 persen dari kapasitas maksimum kapal.
"Puncak arus mudik ke Surabaya memang terjadi hari ini menggunakan KM Labobar. Kemarin KM Lambelu dengan tujuan Parepare, Makassar, Baubau, Maumere dan Larantuka juga sudah diberangkatkan," kata dia.
Candra memastikan seluruh pemudik dapat terangkut pada periode mudik tahun ini.
Dia menambahkan, KM Labobar dijadwalkan bakal kembali bertolak dari Pelabuhan Semayang pada 20 April nanti. Namun dia memprediksi jumlah penumpangnya tak akan sebanyak yang berangkat pada 17 April.
"Kami juga menyiapkan KM Umsini dengan tujuan Surabaya dan Tanjung Priok (Jakarta) yang dijadwalkan berangkat pada 20 April nanti," ungkap Candra.
Salah satu pemudik, Sarwo Edi (54), mengatakan sudah berada di Pelabuhan Semayang sejak 14 April kemarin. Dia mengaku sebelumnya berniat mudik dengan armada Dharma Fery VII. Sayang, dia kehabisan tiket sehingga harus menunggu jadwal kapal lain.
"Iya karena kehabisan tiket, mau tidak mau saya menginap dulu di Pelabuhan Semayang sambil nunggu kapal dari Pelni," kata pria asal Malang, Jatim ini.
Sarwo mengaku pada mudik kali ini tak sendirian, melainkan bersama lima orang rekan kerjanya di perkebunan sawit di kawasan Kutai Timur. (hul)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan