TANJUNG SELOR – Sebagai upaya untuk membantu masyarakat terdampak pandemi Covid-19, Pemerintah Pusat maupun daerah menggulirkan beberapa jenis bantuan. Baik berupa bantuan barang maupun uang tunai.
Apabila bantuan yang disalurkan belum tepat sasaran, maka perlu dievaluasi. Jenis bantuan yang digulirkan, seperti Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan relaksasi yang diberikan kepada pelaku usaha UMKM. Proses penyaluran bantuan tersebut mendapat sorotan dari DPRD Bulungan.
Anggota Komisi II DPRD Bulungan Shanti Lusiana menuturkan, dalam proses penyaluran bantuan tersebut mestinya tepat guna dan sasaran. Sehingga pemerintah bisa dikatakan berhasil membantu masyarakat, dalam menanggulangi krisis di tengah pandemi Covid-19.
“Iya memang yang terjadi sinkronisasi data, yang keluar dengan kondisi riil di lapangan tidak sesuai. Jadi ini yang sedikit membuat kita mengalami kesulitan,” ungkap Shanti kepada media, belum lama ini.
Sebagai tindak lanjut, kata Shanti sapaan akrabnya, DPRD Bulungan sudah membahasnya bersama OPD terkait. Hal tersebut disampaikan saat rapat bersama dengan tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Bulungan, beberapa bulan lalu.
Hal yang menjadi atensi bersama, khususnya DPRD untuk dilakukan evaluasi kembali. Sehingga tidak menuai pro dan kontra dalam realisasi dan menghindari tumpang tindih penerima. (*/mts/adv/uno)
Editor : uki-Berau Post