BALIKPAPAN - Seorang Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Balikpapan Tengah, M Erlian Mahfudinnur (44), meninggal dunia.
Ia meninggal setalah koma selama 17 hari usai menjalankan tugasnya sebagai petugas penyelenggara Pemilu 2019.
Kepada awak media, Camat Balikpapan Tengah, Edy Gunawan mengatakan, Erlian menghembuskan napas teralhirnya di RSUD Kanujoso Djatiwibowo (RSKD), Selasa (7/5) kemarin, sekira pukul 06.00 Wita.
Di hari itu juga, Erlian langsung dikebumikan. "Saya dapat kabarnya tadi (kemarin) malam," katanya saat ditemui di Kantor Kecamatan Balikpapan Tengah, Rabu (8/5) siang.
Berdasrkan keterangan dari pihak keluarga Erlian, Edy menceritakan, sebelum Pemilu 2019, Erlian diketahui memiliki riwayat penyakit. Kemudian, pada Minggu, 21 April 2019 atau empat hari setelah pemilu, Erlian jatuh dari sepeda motornya di depan dealer Kawasaki, Jalan Ahmad Yani, Karang Rejo, Balikpapan Tengah.
Saat itu, tambah camat, Erlian sedang menjani tugasnya sebagai anggota Panwascab. Dia tengah mengantar berkasa Pemilu dari Jalan Gung Empat menuju Kantor Kelurahan Gunung Belah.
"Ya, saat itu almarhum sedang bertugas. Jadi mungkin kecapaian, sehingga pas jalan dia itu kehilangan kosentrasi terus jatuh sendiri dari sepeda motor," ceritanya.
Usai jatuh, lanjut Edy, oleh warga sekitar Erlian dibawa ke RSKD untuk mendapat pertolongan. Namun kondisinya sangat kritis. Dari pertama kali masuk rumah sakit hingga meninggal, pria kelahiran 11 April 1975 itu tak pernah sadarkan diri.
"Kadang-kadang (selama dirawat) itu dia sering mengeluarkan air mata, meski matanya tertutup," tuturnya.
Edy pun menyampaikan bela sungkawanya atas kejadian ini. Dia berharap pada pemilu berikutnya ada evaluasi besar yang dilakukan oleh penyelenggar pemilu, agar kejadian serupa tak terulang lagi.
"Kalau bisa jangan lagi libatkan orang yang sudah lanjut usia. Tapi libatkan anak-anak muda, seperti mahasiswa," tutupnya.
Media ini telah menghubungi istri Erlin, Devi, untuk dimintai klarifikasinya atas kejadian ini. Namun Devi menolak untuk diwawancara. "Mohon maaf ya, untuk keterangan biar dari Kecamatan Balikpapan Tengah aja, saya enggak bisa. Tapi saya kasih izin untuk diekspos," katanya. (sur)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan