TANJUNG SELOR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara) berupaya untuk mendorong pemerataan pembangunan. Pasalnya, ada wilayah-wilayah yang belum tersentuh pemerataan pembangunan.
Hal itu disamapikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Kaltara Ruslan yang merupakan daerah pemilih (Dapil) Tana Tidung. Ia meminta pemerintah lebih memperhatikan wilayah di Kabupaten Tana Tidung (KTT). Dengan melihat postur Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kaltara, tidak ada satupun pembagian anggaran pembangunan yang menyentuh di KTT.
“Ini jadi keluhan masyarakat di KTT. Saya melihat sendiri dan memang situasinya seperti itu. Tak ada pembangunan postur anggaran untuk Tana Tidung,” keluhnya, Jumat (28/4).
Ia berharap, Pemprov Kaltara memperhatikan pembangunan di Tana Tidung dan memberikan perhatian yang sama dengan kabupaten lain. Apalagi, pembangunan Kaltara saat ini memang berporos pada Ibu Kota Provinsi.
“Harapan kita, jangan kecilkan juga kabupaten lain. Apalagi KTT notabenenya merupakan kabupaten baru,” tuturnya.
Dia menginginkan pada 2024 mendatang, Pemprov Kaltara bisa memperhatikan pembangunan di Tana Tidung. Ia juga mengapresiasi Pemprov Kaltara, untuk penggunaan APBD Kaltara 2022, sudah sangat baik. Meski masih ada beberapa catatan yang menjadi bahan pertimbangan, seperti pemerataan pembangunan.
“Secara umun sudah sangat baik, artinya APBD itu sudah dikelola dengan optimal. Tinggal bagaimana pembenahan terkait pembangunan ke daerah-daerahnya saja yang harus diperhatikan,” harapnya. (adv/fai/uno)
Editor : uki-Berau Post