TANJUNG SELOR - Banyaknya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kalimantan Utara (Kaltara) menjadi salah satu peluang untuk meningkatkan pekerja lokal.
Di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan contohnya, terdapat 700 lebih siswa SMK lulus tahun ini. Artinya, ini merupakan lulusan yang siap kerja. Ketua DPRD Kaltara Albertus Stefanus Marianus mengatakan, lulusan baru memberikan gambaran mengenai peningkatan ekonomi di Kaltara.
Apalagi, tenaga kerja yang siap di usia produktif memang sangat dibutuhkan. “Kalau di lihat, ada peluang tenaga kerja lokal yang ada di Kaltara,” ungkapnya, Kamis (11/5).
Diharapkan, lulusan SMK mampu untuk mengakses pekerjaan. Lulusan baru bisa langsung turun ke dunia kerja. Melalui pendidikan vokasi, bisa menciptakan peluang-peluang tersebut. Apalagi, lulusan SMK yang siap kerja, dipercaya terampil. Sehingga selain bisa masuk dalam dunia industri, juga menciptakan lapangan pekerjaan sendiri.
“Ini menjadi upaya bersama. Harapannya, lapangan pekerjaan dan tenaga kerja lebih banyak,” imbuhnya.
Selain itu dinas pendidikan dan perusahaan yang ada di Kaltara, bisa bekerja sama dalam hal lapangan pekerjaan. Di mana kerja sama itu, meliputi lapangan pekerjaan serta beasiswa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Apalagi, terdapat proyek-proyek strategis nasional yang membutuhkan tenaga kerja lokal Kaltara. Seperti Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) di Tanah Kuning-Mangkupadi Kecamatan Tanjung Palas Timur dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Malinau dan Peso.
“Begitu besar harapan kita semoga lulusan SMK bisa memanfaatkan potensinya dan dapat melihat peluang kerja. Itu juga harus didukung oleh pemerintah daerah dan perusahaan yang ada di Kaltara,” jelasnya.
Ia juga meminta, agar perusahaan yang ada di Kaltara bisa memprioritaskan lulusan baru ini untuk bekerja di perusahaan mereka. Tidak mengambil tenaga kerja dari luar. Perlu kerja sama stakeholder terkait, agar bisa memprioritaskan anak-anak yang ada di Kaltara untuk bekerja.
“Saya yakin dan percaya lulusan baru ini juga mampu bersaing dengan anak lainnya,” ujarnya. (adv/fai/uno)
Editor : uki-Berau Post