BALIKPAPAN-- Sajian pisang goreng atau sanggar ( istilah Balikpapan, Red) sangat diminati kala waktu sore, apalagi ditambah teh manis terasa pas.
Bagi pengunjung Rapak Plaza Balikpapan, salah satu penjual pisang yang ada di lantai dasar yaitu kios H Jafar menjadi pilihan konsumen dalam membeli pisang kepok ini.
Dikatakan H Jafar, pisang kepok asal Mamuju Sulawesi Barat memang sangat diminati ibu-ibu yang membeli di kiosnya.
"Karena memang pisang kepoknya pas dilidah orang Balikpapan, jadi memang kalau untuk jadi pisang goreng jadi pilihan untuk dibeli," jelas H Jafar yang berjualan di kiosnya blok KKN-9 ini.
Untuk harganya sendiri dijual Rp 15 ribu satu sisir, biasanya pembeli membeli dua hingga tiga sisir terutama yang masih belum masak.
"Kami juga menjual pisang lainnya. Kaya pisang ambon Rp 10 ribu, pisang susu Rp 15 ribu, serta pisang biasa yang kecil-kecil untuk hidangan pencuci mulut Rp 7500 satu sisir," jelas H Jafar kembali.
Untuk pisang susu banyak diambil dari Semoi Sepaku PPU. "Kalau pisang dari Balikpapan, agak kurang jumlahnya yang dijual ke pasaran. Apalagi kualitas pisang di Balikpapan agak kalah kualitasnya dengan daerah lain," jelas H Jafar saat melayani pembeli. ( han)
Editor : adminbp-Admin Balpos