BALIKPAPAN - Jenazah Prof Dr KH Ahmad Syarwani Zuhri telah dikebumikan, Rabu (27/3) pagi. Ia dimakamkan di samping makam anak pertamanya di dalam sebuah kubah di area Kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari, Jalan Soekarno-Hatta, Kilometer 19, Balikpapan Utara.
Prosesi pemakaman ini berlangsung sekira 45 menit terhitung sejak pukul 08.00 Wita. Pantauan Prokal.co (media online Kaltim Grup) di lokasi pemakaman, terlihat, banyak orang-orang memadati lokasi pemakaman, termasuk Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi. Lantunan Surat Yasin mereka lantunkan mengiringi prosesi pemakaman jenazah Syarwani berlangsung.
Kepada media ini, Rizal menyampaikan dukanya atas kehilangan sosok Syarwani. Menurutnya, Ketua MUI Balikpapan sekaligus Pemimpin Pondok Pesantren Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari turut andil membangun Kota Balikpapan.
Sejak kedatangannya di Kota Minyak pada era 1987, cerita Wali Kota, mendiang Syarwani mulai menyebarkan syiar Islam di kota ini. Salah satunya dengan mendirikan Ponpes Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari.
Bahkan, mendiang Syarwani juga berperan penting dalam terwujudnya Masjid Madinatul Iman - Islamic Center Balikpapan. "Pembangunan konsep kota ini sebagai kota madinatul iman itu juga dari beliau (Syarwani). Pembangunan Islamic Center juga dari beliau. Ya, beliau turut mewarnai pembangunan Kota Balikpapan ini," kenangnya.
Oleh karena itu, untuk menghargai serta mengenang jasa mendiang KH Syarwani, Rizal akan mengabadikan nama KH Ahmad Syarwani Zuhri sebagai nama salah satu jalan di Balikpapan. "Ya, nanti nama beliau akan kita abadikan sebagai nama jalan di depan Masjid Islamic Center," bebernya.
Diketahui Masjid Islamic Center Balikpapan berada di Jalan Belibis Raya, Kelurahan Gunung Bahagia Balikpapan Selatan. "Nanti akan segera kami kukuhkan dalam peraturan wali kota," tambah wali kota dua periode itu.
Pasca wafatnya KH Syarwani, Rizal berpesan khususnya kepada warga Ponpes Syech Muhammad Arsyad Al-Banjari bisa terus melanjutkan perjuangan KH Syarwani dalam menyebarkan perdamaian melalui dakwah islam di kota ini. "Semoga semangat beliau dalam mendirikan islam di kota ini bisa dilanjutkan oleh santri-santri ponpes ini," ujarnya.
Selain itu, dia berharap, agar para santri bisa menjaga terus ponpes tersebut. "Ya, harus kita jaga dan harus terus berkembang. Karena ini salah satu ponpes terbaik di Balikpapan," ujarnya. (sur/pro/one)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan