Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Antisipasi Virus Corona, Masyarakat Diimbau Hindari Bepergian ke Negara Terjangkit

Wawan-Wawan Lastiawan • Sabtu, 25 Januari 2020 - 04:09 WIB
Photo
Photo

BALIKPAPAN - Munculnya penyakit Pneumonia akibat virus corona yang berasal dari Wuhan, membuat bandara di Indonesia dalam status siaga. Tak terkecuali Bandara internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan. 

Bandara yang berada di bawah naungan Angkasa Pura I (AP I) dan menjadi gerbang utama penerbangan internasional di Kalimantan ini, langsung mengambil sikap atas kabar tersebut dengan melakukan pengecekkan di pintu kedatangan.

Dalam hal ini, AP I bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Balikpapan memantau keadaan para penumpang yang baru datang dari luar negeri. 

Aktivitas tersebut dibantu dengan menggunakan alat thermal scanner atau alat pendeteksi panas tubuh. Yang mana alat tersebut bekerja mendeteksi jika penumpang memiliki suhu melebihi batas normal.

Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud, juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mencermati semua penumpang yang tiba melalui layar monitor thermal scanner.

Rahmad Mas'ud menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat atas aksi cepat tanggap yang dilakukan dalam mengantisipasi masuknya virus corona di Balikpapan. Khususnya manajemen AP I yang bertindak cepat mengantisipasi penyebaran virus ini. 

"Meskipun kita tahu alat pendeteksi ini digunakan setiap saat penumpang turun. Tapi ini adalah salah satu usaha kita untuk mencegah masuknya virus ini yang membuat heboh di dunia," tuturnya.

Ia menambahkan, sebagai bentuk antisipasi juga untuk warga yang bepergian ke luar negeri, agar dapat menghindari tempat yang ramai akan kasus ini, seperti Tiongkok.

"Ya seperti di kota Wuhan itu. Sekarang juga sudah diisolasi. Kita imbau untuk warga kita agar saat ini jangan dulu bepergian ke negara yang terjangkit. Ini bagian daripada pencegahan kita, jangan sampai tertular," tutupnya.

Sedangkan untuk tahap pemantauan tadi, dapat dipastikan seluruh penumpang dalam keadaan aman.

Kepala PLT KKP Balikpapan Ratna Sari Dewi menegaskan, kepada masyarakat agar tetap tenang menanggapi hal ini. Namun, jika sewaktu-waktu ditemukan ada yang terjangkit, tentu akan dilakukan penanganan khusus. 

"Tidak serta-merta karena suhunya 38 derajat langsung dinyatakan terjangkit. Nanti akan dilakukan pemeriksaan lebih detail oleh dokter kami, setelah itu nanti akan kita rujuk ke rumah sakit umum Kanudjoso," kata Ratna.

Selain suhu tubuh, ada beberapa hal yang dapat diperhatikan bersamaan untuk memastikan yaitu batuk dan juga sesak nafas.

Ia juga mengimbau kepada para petugas bandara yang turun langsung di lapangan agar selalu menggunakan alat pelindung diri (APD) seperti masker dan sarung tangan.

Perlu diketahui, alat thermal scanner yang ada bukan berarti hanya digunakan saat adanya isu penularan penyakit. Tetapi alat itu selalu bekerja setiap saat sebagai antisipasi awal dari bandara terhadap penyakit menular yang dibawa dari lokasi endemik.

Sementara itu, General Manager Bandara SAMS Sepinggan Farid Indra Nugraha mengatakan, mengantisipasi bahaya penyebaran virus Corona, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai instansi terkait.

"Setelah ada pernyataan bahaya corona, kami langsung berkoordinasi dan rapat dengan stakholder untuk peningkatan kewaspadaan Bandara SAMS. Termasuk melakukan penyempurnaan Standar Operasional Prosedur (SOP) ," ujar Farid. (rin/pro) 

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#balikpapan