Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Lokasi Wisata Utamakan Kuliner

anggri-Radar Tarakan • 2020-08-07 10:51:32
LOKASI STAN KULINER: Pantai Amal kedepannya akan menjadi wisata kuliner bukan hanya makanan khas Tarakan tetapi juga makanan modern./AGUNG/RADAR TARAKAN
LOKASI STAN KULINER: Pantai Amal kedepannya akan menjadi wisata kuliner bukan hanya makanan khas Tarakan tetapi juga makanan modern./AGUNG/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Pembangunan objek wisata Pantai Amal sebagai salah satu destinasi wisata Tarakan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan telah berjalan. Sedangkan untuk target penyelesaian pembangunan dipastikan akan rampung tahun depan.

Nantinya lokasi wisata Pantai Amal menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kota Tarakan. Kepala Dinas Pariwisata Tarakan Agustina menjelaskan penyedia kuliner nantinya tetap diprioritaskan.

“Jadi memang sebelum Wali Kota (dr. Khairul, M.Kes) melakukan pembangunan untuk Pantai Amal, sebelumnya sudah dilakukan pertemuan dengan sejumlah pelaku usaha kuliner. Dari beberapa pedagang yang ada daerah tersebut, semuanya sudah diberikan pengarahan, bahwasanya pembangunan Pantai Amal akan dilakukan dua tahapan, yaitu di tahun ini dan tahun depan,” ungkapnya.

Penyedia kuliner di kawasan Pantai Amal saat yang akan diprioritaskan. Di lokasi wisata Pantai Amal ke depannya bukan hanya makanan khas yang  ada di daerah Tarakan, seperti yang ada saat ini. Tetapi masakan yang bisa dikatakan modern pun juga  bisa masuk di lokasi tersebut.

“Jadi kami berharap semua jenis kuliner yang ada di Tarakan bisa masuk di situ, tetapi tetap ada pembatasan nantinya, agar semua bisa berjalan dengan baik. Saat ini yang ada hanya udang, ikan dan kappa, maka dari itu, ke depannya kuliner modern bisa kita ikutkan, karena pengunjung pastinya bebas memilih menu apa yang ingin dinikmati pada saat di pantai,” inginnya.

Tambahnya, jadi dari Wali Kota pun juga berharap untuk kuliner-kuliner modern nanti juga bisa masuk di lokasi Pantai Amal. Pemerintah akan kembali melakukan penataan. Bahkan saat ini belum dilakukan pendaftaran bagi masyarakat yang akan berjualan nantinya. “Jadi saat ini, dari pemerintah masih mengedepankan orang di kawasan Pantai Amal, nantinya  ketika berjualan daerah tersebut, tetap akan dilakukan pembayaran retribusi untuk PAD Kota Tarakan,” tambahnya. (agg/lim)

 

 

 

Editor : anggri-Radar Tarakan