Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

CU Femung Berusia 18 Tahun

anggri-Radar Tarakan • Selasa, 15 September 2020 | 08:44 WIB
SELAMAT DAN SUKSES: CU Femung Pebaya merayakan HUT ke-18 sekaligus peletakan batu pertama pembangunan kantor TP di Desa Wisata Pulau Sapi, Senin (14/9). FOTO : AGUS SALAMSSANIP/RADAR TARAKAN
SELAMAT DAN SUKSES: CU Femung Pebaya merayakan HUT ke-18 sekaligus peletakan batu pertama pembangunan kantor TP di Desa Wisata Pulau Sapi, Senin (14/9). FOTO : AGUS SALAMSSANIP/RADAR TARAKAN

MALINAU - Koperasi Kredit (Kopdit) Credit Union (CU) Femung Pebaya, Senin (14/9) merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-18. Perayaan kali ini dilaksanakan sekaligus peletakan batu pertama pembangunan kantor tempat pelayanan (TP) Ferurum Fekuyut di Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang.

Perayaan HUT dan peletakan batu pertama tersebut dihadiri oleh beberapa anggota, para tokoh pendiri, pengawas dan pengurus serta dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malinau Dr. Ernes Silvanus, S.Pi, MM yang mewakili Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si.

Di usia yang ke-18, Ketua Pengurus Kopdit CU Femung Pebaya Henry Fangiran, SE mengatakan bahwa kedepannya CU Femung Pebaya tetap akan bersinergi dengan anggotanya, yaitu bagaimana pertumbuhan anggota tetap meningkat dan pastinya menyesuaikan dengan perkembangan zaman di mana CU Femung Pebaya akan berorientasi bagaimana memberikan pelayanan yang mobile. 

“Kita sudah berpikir tentang pelayanan yang menggunakan berbasis teknologi misalnya menggunakan handphone untuk transaksi, termasuk juga mungkin ada rencana kita kelak menjangkau anggota yang jauh itu menggunakan mobil pelayanan yang keliling,” ujarnya usai acara. 

Sementara itu, terkait dengan pembangunan kantor TP Ferurum Fekuyut di Desa Wisata Pulau Sapi, itu memang pihaknya proyeksikan untuk jangka panjang. Dulu, kata Henry, pihaknya memulai memberikan pelayanan dengan hanya menyewa saja kantor dan sempat berpindah dua kali. 

Dengan pembangunan kantor TP yang direncanakan tiga lantai ini nantimya akan semakin memperkuat branding CU, serta memperkuat motivasi dan semangat anggota bahwa benar-benar serius membangun CU dan seiring bertumbuhnya waktu. "Kita akan mengambil peranan yang lebih besar dalam pemberdayaan masyarakat dan tentu termasuk di dalamnya itu bagaimana kita semakin meningkatkan kualitas hidup anggota,” katanya.

Apalagi, lanjut dia, sampai hari ini CU Femung Pebaya berpredikat sebagai koperasi terbaik di Kalimantan Utara (Kaltara). Dirinya berani mengatakan seperti itu karena belum pernah ada penilaian ulang untuk saat ini.

Tentu menurutnya ini adalah sebuah pekerjaan rumah besar bagaimana menunjukkan jati diri sebagai koperasi yang benar-benar berasal dari, oleh dan untuk anggota serta untuk masyarakat.  Karena melalui CU Femung Pebaya ini sendiri menunjukkan bahwa koperasi itu bisa besar dan bertumbuh asal dikelola dengan pola-pola dan pelayanan yang modern. 

“Jadi rahasia CU itu hanya di situ, dipelayanan modern dan bagaimana membangun militansi anggota untuk benar-benar memanfaatkan CU ini untuk ke tujuan hidup mereka,” tuturnya. 

Untuk diketahui, sampai saat ini CU Femung Pebaya sudah memiliki aset sebesar Rp 188 miliar dan 9423 anggota. Khusus di Malinau memiliki tiga tempat pelayanan, yaitu di kantor pusat, Desa Wisata Pulau Sapi dan Loreh. Kemudian ada tiga di luar Malinau, yaitu di Tana Tidung, Mansalong, Kabupaten Nunukan dan di Kota Tarakan. Kemudian juga ada anggota di Kabupaten Bulungan, namun belum ada kantor TP.

“Puji Tuhan selama pandemi kemarin dalam laporan secara global ketika banyak institusi keuangan itu yang asetnya menurun, itu kita itu tetap tumbuh positif. Baik pertumbuhan aset, maupun pertumbuhan anggota itu tetap bertumbuh,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu tokoh pendiri CU Femung Pebaya, yaitu Gerli mengharapkan para penerusnya yang saat ini mengurus bisa mengelola dengan baik agar menjadi seperti tempat usaha yang baik untuk masyarakat dengan bisa menabung, bisa meminjam dan bisa mengelola usaha. 

“Ini memang falsafah kita harus dikelola dengan kejujuran, karena ini lembaga keuangan. Kalau kita tidak jujur ya ada dua kemungkinan, apa kita yang untung atau usaha itu yang rugi. Harapan kita semoga dia terus berkembang selamanya,” harapnya. 

Ketua Badan Pengawas CU Femung Pebaya Rose Philinda Solier, SE, M.Si juga menyampaikan harapannya agar CU Femung Pebaya tak berhenti di usia 18 tahun saja. Ia mengharapkan kopdit yang mereka awasi ini  terus bekerja dan berkarya di mana satu tujuannya untuk pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat.

“Untuk peletakan batu pertama kantor TP semoga semua lancar, semakin ada bangunan yang bagus di TP ini, kita harapkan anggotanya juga bertambah, pelayanan untuk anggota juga bisa maksimal,” ucapnya. 

Sekda yang juga hadir serta turut meletakan batu pertama mewakili pemerintah daerah (pemda) mengucapkan selamat dan sukses kepada CU Femung Pebaya. “Atas nama pemda, saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada CU Femung Pebaya yang ke-18. Semoga di usia yang ke-18 koperasi ini semakin maju, semakin jaya, karena bersama kita maju,” ucap Ernes Silvanus. (adv/ags)

 

Editor : anggri-Radar Tarakan