BALIKPAPAN - Sebanyak 27 orang warga binaan Rutan Kelas IIB Balikpapan, mengikuti pembelajaran pemahaman Al-Qur'an, Senin (30/11). Giat ini dimaksudkan untuk memberantas buta aksara Alquran kepada warga binaan pemasyarakatan.
Bekerja sama dengan Indonesia Bisa Baca Qur'an (IBBQ), para warga binaan belajar dan mengenal huruf-huruf hijaiyah. Tak hanya itu, mereka juga diberikan pembelajaran tentang akhlak.
Kepala Rutan Kelas IIB Balikpapan Sopiana, menyebut, bahwa memang ada beberapa warga binaan yang sama sekali tidak tahu huruf hijaiyah. Tentu, dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan bimbingan langsung kepada mereka meski hanya melalui daring.
"Terima kasih kepada IBBQ karena sudah memfasilitasi belajar mereka dengan menggunakan sistem daring. Jadi mereka ini ada yang buta aksara Qur'an, ada yang terbata-bata, ada juga yang tahu tetapi sering tertukar. Jadi memang perlu kami bimbing lagi," ujarnya, saat ditemui di kantornya.
Sebelumnya, saat diberitahu adanya kegiatan ini, para warga binaan semangat untuk mengikuti. Bahkan banyak yang mendaftar sesi pembelajaran ini.
"Tapi kami memang ambil bagi mereka yang buta aksara Qur'an. Saat didata ada 27 yang sama sekali tidak begitu paham soal al-qur'an," kata Sopiana.
Dirinya berharap, dengan adanya kegiatan ini, para warga binaan akan memahami pentingnya belajar mengaji. Bahkan setelab keluar daru rutan.
Pembelajaran dari IBBQ ini berlangsung selama empat hari. Yakni tanggal 30 November, 3, 21, dan 24 Desember 2020 dengan waktu belajar selama dua jam. (rin/pro)
Editor : Wawan-Wawan Lastiawan