SEJAK dilantik Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum, tanggal 26 Februari 2021 Bupati dan Wakil Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali-Hendrik langsung menyusun agenda kerja perubahan dan perbaikan sistem Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Tidung.
Praktis keduanya bak mewakafkan diri kerja, kerja dan kerja untuk Tana Tidung. Seperti diketahui bersama periode kepala daerah pada periode ini cukup unik karena efektifnya hanya 3,5 tahun. Jadi waktu harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menuju perubahan Kabupaten Tana Tidung yang lebih baik.
Tujuan dari perubahan tersebut dapat dilihat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tana Tidung 2021-2026, terdapat visi Kabupaten Tana Tidung 2021-2026. “Terwujudnya Tana Tidung bermartabat, sejahtera, indah dan humanis dengan 7 misi yaitu, meningkatkan SDM (sumber daya manusia) yang berkualitas, mewujudkan pembangunan infrastruktur dasar yang terpadu tata ruang, menciptakan pembangunan ekonomi berkerakyatan berbasis sumber daya alam, meningkatkan kelestarian lingkungan hidup, meningkatkan kemandirian desa, meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik meningkatkan keamanan dan ketertiban wilayah,” ungkap Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, Senin (9/8).
Bupati Ibrahim berharap, pada ulang tahun ke-14 Kabupaten Tana Tidung ini di awal kepemimpinan ia bersama Wakil Bupati Hendrik menjadikan momen ini sebagai landasan untuk bersatu membangun Tana Tidung lebih baik.
"Untuk mewujudkan Tana Tidung yang lebih baik dibutuhkan peran, tenaga dan upaya dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tana Tidung. Hal tersebut sesuai dengan tema HUT Kabupaten Tana Tidung yaitu “landasan transformasi". Landasan transformasi secara harfiah berarti dasar atau tumpuan menuju perubahan rupa baik bentuk, sifat dan fungsi," ujar Ibrahim.
Ia mengakui, dengan hari jadi ini pula dijadikan sebagai momentum dasar atau tumpuan menuju perubahan Tana Tidung sesuai dengan slogan “salam perubahan”.
Ia meminta kepada masyarakat untuk merubah mindset atau pola pikir ini harus dengan memberikan peran utama kepada masyarakat sebagai subjek sekaligus objek pembangunan, baik pembangunan ekonomi, pendidikan maupun kesehatan, dan pemerintah hanya bertindak sebagai fasilitator atau yang dikenal dengan istilah pemberdayaan masyarakat.
Ada berapa program yang sudah tercapai selama kurang lebih 6 bulan memimpin, di antaranya, program unggulan yang terkait dengan restrukturisasi menuju masyarakat sejahtera adalah program KTT Sehat, program KTT Pintar, program KTT Berdaya dan program Desa Cermat.
Program KTT Sehat merupakan program peningkatan derajat dan kualitas kesehatan masyarakat baik peningkatan kualitas infrastruktur maupun kualitas pelayanan kesehatan. Program ini yaitu rekrutmen dokter spesialis, percepatan pembangunan rumah sakit pratama di Kecamatan Tana Lia, pelaksanaan bakti sosial sekaligus pembagian multivitamin dan suplemen bagi ibu hamil
Program KTT Pintar merupakan program yang bertujuan untuk menciptakan SDM Tana Tidung yang cerdas terampil dan mandiri sehingga mempunyai daya saing di Kaltara. Pemberian bantuan komputer untuk sekolah, penandatangan kerja sama dengan LPTK berupa penyelenggaraan pendidikan profesi guru (PPG) bagi guru pendidikan agama Islam, pelaksanaan diklat pengembangan karier pendidikan dan tenaga kependidikan pada PAUD se-Kabupaten Tana Tidung, melaksanakan kerja sama dengan perguruan tinggi, pemberian beasiswa dari pemerintah dalam bentuk subsidi sebesar Rp 1 miliar untuk 1 tahun.
Program KTT Berdaya merupakan program peningkatkan pertumbuhan dan kemandirian ekonomi masyarakat di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, perdagangan, koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Program Desa Cermat (cerdas, mandiri dan terintegrasi) merupakan program peningkatan kemandirian desa menuju status desa mandiri yang ditandai dengan pembangunan desa yang terintegrasi sehingga mampu saling tarik menarik dalam peningkatan status desa menjadi desa mandiri.
Selanjutnya, pembangunan infrastruktur harus sesuai dengan fungsinya serta mempertimbangkan biaya yang dikeluarkan secara efisien. Program unggulan yang terkait dengan rekonstruksi infrastruktur adalah program KTT Terang, program KTT Ada, program Mercusuar Pembangunan Pusat Pemerintahan dan program KTT Indah.
Program KTT Terang adalah program peningkatan pelayanan listrik dengan memberikan layanan listrik 24 jam ke seluruh wilayah Kabupaten Tana Tidung. Peninjauan lokasi pemancangan tiang listrik di jalur Seputuk-Bebatu, peninjauan pembangunan infrastruktur listrik di Kecamatan Muruk rian terutama Desa Seputuk dan Desa Belayan Ari.
Program KTT Ada merupakan program peningkatan infrastruktur dasar seperti penyediaan air bersih dan peningkatan pembangunan jalan dengan kondisi baik di seluruh wilayah Kabupaten Tana Tidung. Program ini yaitu pemeliharaan rutin jalan, peninjauan langsung jalan penghubung dari kecamatan menuju Desa Tengku Dacing, monitoring jalan poros Desa Bebatu menuju Desa Sengkong, audiensi bersama PDAM terkait pembahasan rencana induk sistem penyediaan air minum (RISPAM), peningkatan kualitas air dan pelaksanaan konsultasi publik mengenai rancangan perrusahaan daerah (raperda) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Program Mercusuar Pembangunan Pusat Pemerintahan merupakan pembangunan pusat pemerintahan demi peningkatan kualitas birokrasi dan pelayanan publik. Landasan kegiatan yang sudah dilaksanakan dalam mendukung program ini yaitu pembahasan revisi rencana tata ruang wilayah (RTRW) Kabupaten Tana Tidung, penerangan jalan umum dan konsep pembangunan pusat pemerintahan, audiensi dengan Gubernur Kaltara terkait rencana pembangunan pusat pemerintahan Kabupaten Tana Tidung, rapat audiensi permohonan pelepasan kawasan hutan produksi lestari dalam areal kerja izin usaha pengelolaan hasil hutan kayu hutan tanaman industri (IUPHHK-HTI) PT Adindo Hutan Lestari dengan luas kurang lebih 400.000 hektare untuk lahan pusat pemerintahan.
Program KTT Indah merupakan program peningkatan kesejahteraan para seniman budayawan, tokoh agama dan tokoh masyarakat dengan pemberian insentif melalui dana desa maupun alokasi dana desa (ADD) demi penguatan karakteristik sosial budaya Kabupaten Tana Tidung.
Program KTT Digital merupakan program peningkatan akses internet ke seluruh wilayah Kabupaten Tana Tidung agar seluruh masyarakat Kabupaten Tana Tidung dapat mengakses informasi terutama informasi mengenai pelayanan publik dan transparansi kinerja pemerintah.
Program KTT Melayani merupakan program penguatan kapasitas SDM aparatur dan penguatan inovasi agar birokrasi dan pelayanan publik dapat berjalan secara efektif dan efisien.
Bupati mengakui, dalam mewujudkan restorasi/pemulihan kondisi di Kabupaten Tana TIdung akibat pandemi Covid-19, dengan menjadikan program penanggulangan Covid-19 sebagai program prioritas, baik di tahun ini maupun di tahun yang akan datang meskipun Kabupaten Tana Tidung masih masuk ke dalam zona pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3. Program penanggulangan Covid-19 meliputi program penanganan kesehatan, program penanganan dampak ekonomi dan program jaring pengaman sosial.
"Selama 6 bulan ini sudah ada beberapa keberhasilan yang kita lakukan, namun yang menjadi fokus kita saat ini adalah penanganan Covid-19 yang mana kita harus memutus mata rantai penyebarannya. Karena KTT saat ini kondisinya juga sudah banyak yang positif," ungkapnya.
Selanjutnya, ada program pelaksanaan vaksin bagi tenaga kesehatan tenaga pendidikan, pejabat dan seluruh ASN di lingkungan Kabupaten Tana Tidung serta vaksinasi kepada seluruh masyarakat, pembagian masker, vitamin dan hand sanitizer, penerapan PPKM level 3, pengadaan relawan tenaga kesehatan tim satgas Covid-19, persiapan fasilitas karantina bagi warga yang terkonfirmasi positif, pengamanan posko PPKM Satgas Covid-19, penyaluran program keluarga harapan (PKH) dan bantuan sosial tunai (BST).
"Ini semua tidak akan berhasil jika semua stakeholder (pemangku kepentingan) dan masyarakat tidak bergandeng tangan dalam mewujudkannya, semoga dengan bertambahnya usia KTT yang ke-14 kita bisa membwa perubahan besar dari ini lagi," pungkasnya. (rko/li
Editor : anggri-Radar Tarakan