Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Perbaiki Sistem Pelayanan, Klinik Juanson Tutup Tiga Hari

Wawan-Wawan Lastiawan • 2022-02-23 19:18:33
SEMENTARA TUTUP : Terhitung sejak Rabu (23/2) hingga Jumat (25/2), Klinik Juanson akan menghentikan sementara operasionalnya.
SEMENTARA TUTUP : Terhitung sejak Rabu (23/2) hingga Jumat (25/2), Klinik Juanson akan menghentikan sementara operasionalnya.

 

BALIKPAPAN-Klinik Juanson akhirnya memutuskan menutup sementara layanannya, setelah mendapat perintah dari Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Selasa (22/2).

“Iya kami mendapat surat penutupan sementara, sehingga saat ini kami sedang memperbaiki sistem pelayanan,” kata Pimpinan Klinik Juanson, drg Tzeto Mie Ling lewat pesan whatsapp, Rabu (23/2).

Penutupan, lanjut dia dimulai sejak Rabu (23/2) hingga Jum’at (25/2) nanti. Artinya, pada Sabtu (26/2), klinik yang terletak di Jalan Letkol Pol HM Asnawi ini bakal kembali beroperasi normal seperti biasa.

Diberitakan sebelumnya Dinas Kesehatan Kota Balikpapan akhirnya memberikan teguran keras terhadap pengelola Klinik Juanson. Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, pihaknya memutuskan untuk menutup sementara klinik tersebut.

“Tadi sudah kami lakukan kunjungan ke Klinik Juanson, memang sudah ada beberapa kali laporan masyarakat. Jadi kami sudah masuk ke tahap teguran dan akan dilakukan penutupan sementara,” kata perempuan yang kerap disapa Dio  ini kepada wartawan, Selasa (22/2).

Penutupan sementara ini, kata Dio, agar pengelola klinik dapat memperbaiki layanan. Mengingat, tingkat kunjungan yang tinggi bahkan sampai over load di klinik ini memang membuat petugas kewalahan. Ini yang kemudian membuat adanya human error seperti kesalahan input data, yang belakangan dikeluhkan masyarakat.

Penutupan sementara, kata Dio, harus diikuti perbaikan layanan. Misalnya dengan menambah jumlah pekerja, petugas admin maupun perbaikan sistem IT. “Intinya mereka harus menjalankan SOP (standard operating procedure) dengan baik,” katanya.

Sebelumnya, layanan di Klinik Juanson kembali dikeluhkan masyarakat. Terutama layanan pemeriksaan PCR.

Seorang pekerja di sektor migas, TW, jadi korban, kesalahan input data yang diduga dilakukan pegawai di Klinik Juanson. Melakukan tes PCR pada Senin (21/2), TW mendapati hasil tesnya positif. Namun, yang membikin dia heran, dalam surat keterangan hasil lab, tertera tanggal 10 Januari 2022.

Masalah yang terjadi di Klinik Juanson ini bukan yang pertama. Tahun lalu, Klinik Juanson bahkan sempat disomasi oleh warga, lantaran adanya perbedaan hasil tes PCR. (hul)

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#balikpapan