Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pulau Kumala Disebut Terlarang untuk Dikunjungi, Dispar Kukar Pastikan Hal Tersebut Tak Benar

izak-Indra Zakaria • 2023-06-22 14:10:52
Photo
Photo

TENGGARONG – Beredar sebuah berita miring dari media online luar Pulau Kalimantan. Yang menyebut bahwa Pulau Kumala, objek wisata asal Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang terletak di Kecamatan Tenggarong. Adalah sebuah tempat wisata yang terlarang di Indonesia. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar melalui Dinas Pariwisata (Dispar) menepis berita miring ini. Dan menegaskan bahwa apa yang disebutkan berita tersebut tidak terbukti kebenarannya.

Untuk diketahui, berita miring ini beredar di internet dengan judul “Seram! Ini 6 Tempat Wisata Terlarang di Indonesia, Pulau Kumala Masuk Daftar”. Dalam artikel yang ditulis media online tersebut. Tertulis bahwa Pulau Kumala ini tidak berpenghuni. Bahkan menjadi tempat yang angker. Dengan banyak makhlus halus yang menjaga pulau tersebut.

Kadispar Kukar, Slamet Hadiraharjo melalui Kabid Destinasi Wisata, Ridha Fatrianta. Memastikan bahwa apa yang diberitakan tersebut tidak benar. Kenyataannya, hingga hari ini pengunjung terus berdatangan. Dan Pemkab Kukar terus berupaya membenahi Pulau Kumala untuk menunjang kenyamanan wisatawan.

“Sumbernya perlu diklarifikasi dahulu. Di Pulau Kumala itu tidak ada yang terlarang, dan yang diberitakan itu belum terbukti,” tegas Ridha saat dihubungi Prokal.co, Kamis (22/6).

Memang, selama masa pandemi Covid-19 dua tahun terakhir ini membuat Pulau Kumala berhenti beroperasi untuk sesaat. Namun pada tahun 2022 lalu, Pemkab Kukar kembali membuka objek wisata unggulan mereka ini. Sejak dibuka tahun lalu, pengunjung setia pulau ini terus berdatangan. Dan pemerintah telah merancang perencanaan revitalisasi untuk menunjang kenyamanan wisatawan. Mulai dari pembenahan fasilitas hingga penambahan wahana.

Ridha menyebut di tahun 2023 ini sendiri, Pemkab Kukar berencana membangun wahana waterboom di Pulau Kumala. Hingga tahun depan, pemerintah berkomitmen membenahi ikon wisata Kukar yang terletak di tengah-tengah Sungai Mahakam ini untuk kembali ke kondisi primanya pada tahun lalu. Rencana perbaikan fasilitas, jalan lingkungan, pembangunan taman di kolam naga. Hingga pemasangan lampu tematik di Jembatan Repo-Repo penyeberangan Pulau Kumala telah direncanakan Pemkab Kukar.

“Artinya belum semua direvitalisasi, kita bertahap melakukan perbaikan. Tahun ini kami optimis Pulau Kumala ada peningkatan. Dan di tahun depan ketika semua yang direncanakan terealisasi kami harapkan ada peningkatan saat prima tahun 2017 lalu,” jelasnya.

Kondisi Pulau Kumala memang sempat tidak terawat selama masa pandemi. Dua tahun tidak beroperasi membuat beberapa fasilitas dan sapras di pulau tersebut terlantarkan dan membuat suasana pulau suram. Pun, sama halnya seperti kereta gantung, skytower dan wahana lain tidak dapat digunakan. Tetapi Ridha pastikan pemerintah terus berkomitmen membenahinya secara bertahap. Sampai saat ini pihaknya belum berhasil menghubungi media yang memberitakan artikel ini. Namun dia pastikan bahwa Pulau Kumala adalah tempat wisata yang aman.

“Zaman sekarang bebas untuk berpendapat. Tapi kami harap masyarakat bisa mengkaji ulang kebenarannya. Dan tugas kita di pemerintah adalah menjawab pertanyaan di publik dengan terus bekerja. Untuk itu masyarakat tidak perlu takut untuk mengunjungi Pulau Kumala. Kami pastikan aman,” tutup Ridha. (moe)

Editor : izak-Indra Zakaria