SAMARINDA - Korban kebakaran smelter nikel Sanga-sanga, Cui Weiqiang (41) mengalami luka bakar 80 persen dan kini masih dirawat ICU di Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie Samarinda, Kamis 12 Oktober 2023.
Humas RSUD Abdul Wahab Sjahranie dr Arysia Andhina menjelaskan pasien Warga Negara Asing (WNA) berusia 41 tahun dengan inisial CW, datang ke IGD RSUD AWS pada tanggal 11 Oktober 2023 dengan menderita luka bakar pada seluruh tubuh.
"Saat datang ke rumah sakit, pasien segera mendapatkan pertolongan pertama dan telah dilakukan tindakan operasi dengan diagnosa combutio grade II - III 80%," jelasnya.
Dikatakan, dr Sisi sapaan akrab dr Arysia Andhina, setelah dilakukan tindakan operasi, pasien CU ditempatkan di ruangan ICU dan terpasang alat bantu nafas yaitu ventilator dan diberikan obat-obatan pereda nyeri.
Diketahui bersama, Pabrik nikel milik PT Kalimantan Ferre Industri (KFI) dilalap si jago merah pada hari Rabu 11 Oktober 2023.
Saksi yang sedang bekerja di pabrik batubara tungku batubara melihat ada percikan api di cerobong pabrik, dengan cara mencolok dengan menggunakan besi. Pada saat itu terjadilah ledakan, sehingga menyebabkan pabrik tungku batu bara terbakar.
Dalam kejadian ini, satu korban Ji Ler 49 tahun meninggal dunia. Saat ini, kepolisian dari Polres Kukar tengah melakukan penyelidikan penyebab kebakaran pabrik nikel ini. (myn)
Editor : izak-Indra Zakaria