Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Kantor BBPJN di Balikpapan Sepi Paska OTT KPK di Kaltim

Wawan-Wawan Lastiawan • 2023-11-24 12:58:40
Suasana Kantor BBPJN Kaltim Jum’at (24/11) siang. Tak ada aktifitas di bangunan Kantor BBPJN Kaltim yang menempati Gedung Squash Balikpapan ini.
 (Foto : Prokal.co)
Suasana Kantor BBPJN Kaltim Jum’at (24/11) siang. Tak ada aktifitas di bangunan Kantor BBPJN Kaltim yang menempati Gedung Squash Balikpapan ini. (Foto : Prokal.co)

 

BALIKPAPAN-Kantor Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim nampak lengang, Jum’at (24/11) siang, atau sehari setelah KPK menggelar OTT di Kaltim.

Pada giat OTT Kamis (23/11) kemarin, KPK mengamankan 11 orang, termasuk sejumlah. pejabat di BBPJN Kaltim 

Pantauan media ini tak ada seorangpun pegawai yang berada di Kantor BBPJN Kaltim yang menempati bangunan Gedung Squash Balikpapan, Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan Selatan ini.Akses utama menuju kantor BBPJN Kaltim di lantai dua juga terkunci.

Diwartakan, Tim Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kalimantan Timur pada Kamis (23/11) siang.

Dari info yang dihimpun media ini, OTT dilakukan di rumah kediaman salah satu kontraktor di Paser di Jalan Pangeran Menteri Kecamatan Tanah Grogot. 

Ada 11 orang yang dibawa oleh KPK ke Balikpapan setelah OTT tadi malam, lima orang dari pihak kontraktor, sisanya diduga dari pejabat Kementerian PUPR Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur. 

Dari info pejabat Polres Paser yang enggan disebutkan namanya, kontraktor yang ditangkap berinisial AR, yang berkantor di Jalan Jenderal Sudirman Kecamatan Tanah Grogot. Penangkapan dilakukan seluruhnya oleh petugas KPK, Polres Paser tidak ada terlibat. 

"Silakan langsung lihat ke kantornya," kata perwira Polres itu, Jum'at (25/11) pagi. 

Sumber media ini menyebut OTT berlangsung di Kota Balikpapan. Bahkan oknum yang tertangkap sempat diamankan di Polda Kaltim.

Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo tak mau banyak berkomentar.

“Saya tidak bisa komentar, nanti KPK sendiri yang akan merilis,” singkat Yusuf.

Prokal.co juga menelusuri kantor tersebut yang merupakan kantor PT FPL. Kondisinya sudah ada segel bertuliskan Dalam Pengawasan KPK di depan pintu kantor. Tidak ada aktivitas dikantor tersebut dan tidak ada satupun pegawai. Media grup ini juga menelusuri ke rumah mewah AR yang diduga tempat OTT di Jalan Pangeran Menteri. Tidak ada aktivitas dan orang terlihat, pagar besar rumah itu juga tertutup. (hul)

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan