TENGGARONG - Perawatan berupa pengaspalan tengah dilakukan di Jembatan Kutai Kartanegara (Kukar) sejak pekan lalu. Untuk melancarkan proses pengaspalan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) bersama Dishub dan kepolisian melakukan pengalihan lalu lintas. Yakni dengan memberlakukan arus satu jalur mulai dari pukul 08.00 hingga 14.00 WITA.
Selama enam jam pengalihan lalu lintas itu, kendaraan roda dua dan empat perlu mengantri bergantian lewat. Hal ini mengakibatkan macet panjang di sekitar jembatan yang menghubungkan Tenggarong dan Tenggarong Seberang itu. Dan diungkapkan Kabid Bina Marga Dinas PU Kukar Linda Juniarti pengerjaan ini perlu dilakukan di siang hari. Dikarenakan aspal slurry seal yang digunakan Dinas PU Kukar.
"Makanya beberapa hari kemarin ada antrian karena kita membuka sebagian saja. Karena slurry seal memerlukan dua jam di bawah panas matahari, makanya siang hari (pengerjaan)," jelas Linda, Kamis (21/12).
Slurry seal merupakan campuran yang stabil dari aspal emulsi mantap lambat, agregat halus dengan gradasi menerus, bahan pengisi, dan air. Keunggulan slurry seal ini lebih efektif dari segi biaya, meningkatkan usia perkerasan, dan dapat diaplikasikan secara cepat.
Keunggulan ini yang menjadi alasan Dinas PU Kukar menggunakan slurry seal. Selain menghemat biaya, tidak perlu membongkar lapisan aspal yang lama. Dan jika pengerjaan dilakukan di malam hari, maka tidak akan maksimal hasilnya.
Sekitar 700 meter jalanan jembatan ini akan diaspal oleh pemerintah.
"Kalau tidak ada halangan seperti cuaca dan lainnya. Kemungkinan pekan ini pengerjaannya sudah selesai," tutup Linda. (moe)
Editor : izak-Indra Zakaria