PROKAL.co, PENAJAM – Kebiasaan hidup sehat dinilai perlu ditanamkan sejak anak masih berada di usia pendidikan anak usia dini (PAUD). Karena itu, Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor mengajak orang tua dan tenaga pendidik membiasakan anak aktif bergerak dan gemar berolahraga.
Pesan tersebut disampaikan Mudyat saat memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2026 bersama ratusan anak PAUD se-Kabupaten PPU di halaman Kantor Bupati PPU, Rabu (9/9/2026).
Menurut Mudyat, peringatan Haornas tidak harus selalu dikemas dengan kegiatan olahraga yang berat. Aktivitas sederhana seperti senam, bermain dan bergerak bersama sudah dapat menjadi sarana mengenalkan pola hidup sehat kepada anak.
“Kegiatan seperti senam bersama, bermain, bergerak dan bergembira bersama anak-anak menjadi proses untuk menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini,” jelas Mudyat.
Ia mengatakan, olahraga bagi anak bukan hanya berkaitan dengan kesehatan fisik. Aktivitas bergerak juga dapat membantu membangun kedisiplinan, rasa percaya diri, kemampuan bekerja sama serta kebiasaan menjaga kesehatan.
“Anak-anak yang sehat akan lebih siap untuk belajar, bermain, bersosialisasi dan berkembang menjadi generasi yang berkualitas,” ucapnya.
Mudyat berharap aktivitas olahraga bersama tidak hanya muncul saat peringatan Haornas. Kebiasaan tersebut perlu diterapkan secara rutin di sekolah maupun lingkungan keluarga.
“Anak yang sehat adalah anak yang hebat. Hari ini kita olahraga bukan untuk mencari siapa yang paling cepat atau paling kuat. Yang penting kita bergerak, bergembira, bermain bersama dan tetap menjaga kesehatan,” pesannya.
Guru dan Orang Tua Punya Peran Besar
Dalam kegiatan tersebut, Mudyat juga memberikan apresiasi kepada para guru TK dan tenaga pendidik yang berperan mendampingi tumbuh kembang anak.
Menurutnya, pendidikan PAUD tidak sebatas mengenalkan angka dan huruf. Pembentukan karakter, kemandirian, kesehatan dan rasa percaya diri juga menjadi bagian penting dalam proses pendidikan anak.
Pesan serupa disampaikan Ketua Bunda PAUD Kabupaten PPU Dewi Yuliana. Ia mengajak guru dan orang tua memperkuat pendampingan anak sebagai bagian dari investasi generasi penerus.
Dewi meminta para guru TK menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus menanamkan nilai kebaikan dan akhlak sejak usia dini.
“Jadilah guru yang menyenangkan. Senantiasa tanamkan nilai-nilai kebaikan di dalam diri mereka, karena mereka adalah generasi penerus yang nantinya akan menggantikan kita,” ungkap Dewi.
Menurutnya, anak tidak cukup hanya memiliki kecerdasan dan pengetahuan. Mereka juga perlu dibentuk menjadi pribadi yang memiliki karakter dan akhlak baik.
Karena itu, kerja sama antara sekolah dan keluarga dinilai penting dalam mendidik, membimbing serta mendampingi anak hingga tumbuh dewasa.
Dewi juga mengapresiasi para guru TK yang selama ini mendampingi anak-anak dengan beragam karakter.
“Tidak mudah mengatur atau membimbing mereka dengan berbagai karakter. Namun, guru-guru TK mampu menjalankan amanah yang dititipkan orang tua dan wali murid dengan sangat luar biasa,” ujarnya.
Ia berpesan agar guru terus menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif dan sesuai dengan dunia anak.
“Ciptakanlah suasana belajar yang menyenangkan buat mereka. Jadilah guru yang disegani, bukan yang ditakuti,” pesannya.
Jangan Lupa Sarapan Sebelum Sekolah
Kepada para orang tua, Dewi juga mengingatkan pentingnya memastikan anak sarapan sebelum berangkat sekolah.
Menurutnya, sarapan membantu memastikan anak memiliki energi yang cukup untuk mengikuti kegiatan belajar maupun aktivitas fisik selama berada di sekolah.
Sementara kepada anak-anak, ia mengajak mereka untuk tetap ceria, rajin bergerak, bermain dan belajar. Anak-anak juga diingatkan untuk menyayangi teman, orang tua dan guru serta mendengarkan nasihat yang diberikan.
“Jaga kesehatan, rajin bergerak dan bermain. Mari kita jadikan Hari Olahraga Nasional tahun ini sebagai momentum untuk menanamkan kecintaan terhadap aktivitas fisik sejak dini,” ajaknya.
Melalui peringatan Haornas 2026, Pemkab PPU berharap kebiasaan hidup sehat dan aktif bergerak dapat menjadi bagian dari keseharian anak-anak, baik di sekolah maupun di rumah.
Dengan kebiasaan tersebut, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, ceria, berkarakter dan siap menghadapi masa depan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin dan sejumlah pejabat terkait. Ratusan anak PAUD se-Kabupaten PPU mengikuti kegiatan bersama para guru dan orang tua sebagai pendamping. (bs/adv)
Editor : Wawan