Bupati Lepas Jenazah Mantan Wabup PPU Mustaqim MZ ke Pemakaman

Wawan • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 19:32 WIB
Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor menyampaikan belasungkawa atas wafatnya H. Mustaqim MZ, mantan Wakil Bupati PPU periode 2009–2013 dan 2013–2018.
Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor menyampaikan belasungkawa atas wafatnya H. Mustaqim MZ, mantan Wakil Bupati PPU periode 2009–2013 dan 2013–2018.

 

PROKAL.co, PENAJAM – Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor menyampaikan belasungkawa atas wafatnya H. Mustaqim MZ, mantan Wakil Bupati PPU periode 2009–2013 dan 2013–2018.

Mudyat hadir langsung di rumah duka di Desa Girimukti, Kecamatan Penajam, Selasa (15/9/2026). Ia juga mengantar jenazah almarhum hingga ke tempat peristirahatan terakhir di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kilometer 04 Nenang, Penajam.

Kehadiran Mudyat menjadi bentuk penghormatan pemerintah daerah atas pengabdian Mustaqim MZ selama menjalankan tugas sebagai Wakil Bupati PPU.

“Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten PPU, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya Bapak H. Mustaqim MZ. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Mudyat.

Mudyat hadir didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab PPU.

Pemkab Kenang Pengabdian Mustaqim MZ

Dalam kesempatan tersebut, Tohar menyampaikan penghargaan atas pengabdian Mustaqim MZ bagi Kabupaten PPU.

“Atas nama pimpinan dan Pemerintah Daerah Kabupaten PPU, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian beliau bagi daerah yang kita cintai,” ujar Tohar.

Menurut Tohar, Mustaqim MZ telah menjadi bagian dari perjalanan pemerintahan dan perkembangan Kabupaten PPU selama menjabat sebagai wakil kepala daerah.

Ia mengajak masyarakat untuk mengenang almarhum melalui berbagai kebaikan dan jasa yang telah diberikan selama hidupnya.

Tohar mengatakan, setiap manusia tentu memiliki kekurangan. Namun, kebaikan seseorang semasa hidup hendaknya menjadi bagian yang terus dikenang.

“Betapapun hebatnya dan luar biasanya kita, tentu ada sisi-sisi kekurangan. Mari sisi yang kurang baik kita pendam dalam-dalam. Sementara sisi positifnya mari kita ungkap dan kita junjung tinggi agar menjadi cerita kebaikan untuk almarhum,” tuturnya.

Ia berharap seluruh amal kebaikan yang dilakukan almarhum menjadi amal yang terus mengalir serta mendapatkan balasan terbaik dari Allah SWT.

Takziah Jadi Pengingat Kehidupan

Selain menjadi bentuk penghormatan terakhir, Tohar menyebut kehadiran di rumah duka dan pemakaman juga menjadi momentum untuk melakukan refleksi.

Menurutnya, kepergian Mustaqim MZ mengingatkan bahwa kematian merupakan bagian yang pasti akan dihadapi setiap manusia.

“Kami berharap mudah-mudahan hikmah dari kita bertakziah mampu melembutkan hati dan rasa kita. Pada akhirnya kita juga akan seperti beliau,” katanya.

Pemerintah Kabupaten PPU berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan, sementara seluruh jasa serta pengabdian almarhum selama hidup dapat menjadi kenangan bagi masyarakat Kabupaten PPU. (bs/adv)

Editor : Wawan
ADV PEMKAB PPU pemkab ppu