PROKAL.co, PENAJAM- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) kembali menyiapkan panggung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pekerja ekonomi kreatif lokal melalui Penajam Paser Utara Fest (PPU Fest) 2026.
Ajang tahunan yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) PPU bersama Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) PPU tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 18–19 September 2026, di Alun-Alun Penyembolum, Kompleks Kantor Bupati PPU.
Kepala Bidang Pariwisata dan Ekraf Disbudpar PPU, Yudhistira, mengatakan penyelenggaraan tahun ini sengaja dikemas dengan konsep yang lebih dekat dengan masyarakat. Bukan pesta dengan skala besar seperti pelaksanaan sebelumnya, PPU Fest 2026 diarahkan menjadi ruang berkumpul sekaligus wadah bagi masyarakat untuk menampilkan potensi daerah. “Konsep tahun ini lebih kami arahkan sebagai pesta rakyat. Prinsipnya dari masyarakat dan untuk masyarakat. Kami ingin acara ini tetap bisa dinikmati warga meskipun kondisi anggaran daerah memang terbatas,” ujar Yudhistira, Senin (7/9/2026).
Berbeda dengan sejumlah pelaksanaan sebelumnya yang dikemas lebih meriah, PPU Fest tahun ini digelar dengan dukungan anggaran yang relatif terbatas. Pemerintah daerah mengalokasikan Rp 200 juta melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).
Keterbatasan fiskal juga membuat agenda yang semula ditargetkan selesai pada Juli 2026 harus mengalami perubahan jadwal dan akhirnya dilaksanakan pada September.
Meski demikian, panitia memastikan keterbatasan anggaran tidak mengurangi substansi kegiatan. Bahkan, penyelenggara memutuskan tidak menghimpun sponsorship dari perusahaan swasta untuk membiayai kegiatan tersebut. “Kami memang harus menyesuaikan dengan kondisi fiskal. Tetapi keterbatasan anggaran bukan berarti tidak bisa menghadirkan kegiatan untuk masyarakat. Ini menjadi bentuk apresiasi yang dapat kami berikan kepada warga PPU,” jelas Yudhistira.
Dalam pelaksanaannya, Komite Ekraf PPU akan lebih banyak mengambil peran teknis di lapangan. Fokus utama diarahkan untuk memberikan ruang promosi bagi produk UMKM dan pelaku ekonomi kreatif lokal.
Sejumlah tenant utama akan disiapkan untuk menampilkan beragam produk unggulan masyarakat. Produk yang dipamerkan antara lain sektor kriya, fesyen, hingga kuliner.
“Untuk tenant utama ada sekitar enam yang kami siapkan. Mereka akan membawa produk kriya, fesyen dan kuliner. Di luar itu, UMKM dari berbagai wilayah PPU juga tetap akan ikut berpartisipasi,” katanya.
PPU Fest 2026 juga akan dikolaborasikan dengan program One Village One Product (OVOP). Program tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus mengangkat produk khas yang dikembangkan masyarakat di masing-masing wilayah.
Selain pameran dan aktivitas ekonomi kreatif, panggung hiburan menjadi bagian yang tidak dipisahkan dari konsep pesta rakyat. Namun, penyelenggara memilih untuk lebih banyak menampilkan talenta lokal dan musisi asal Kalimantan Timur.
Menurut Yudhistira, keputusan tersebut menjadi bagian dari konsep PPU Fest tahun ini yang ingin memberikan ruang lebih luas kepada seniman daerah.
“Untuk hiburannya, kami memilih memaksimalkan talenta dari Kalimantan Timur. Jadi tidak harus menghadirkan artis nasional yang membutuhkan biaya besar,” ujarnya.
Sejumlah penampil lokal telah disiapkan untuk mengisi panggung utama. Salah satunya kolaborasi EQ Nusantara feat Kiki Pantura yang dijadwalkan menjadi salah satu daya tarik utama kegiatan.
Selain itu, panggung PPU Fest 2026 juga akan diisi sejumlah grup musik dan komunitas seni. Di antaranya Vanilla, Ctoss, Plat Merah, Jkopi, Nusantara Entertainment, Entero, Pertiwi, Borneo Benuo Taka, serta Sanggar Seni Luar Biasa.
Rangkaian penampilan tersebut diharapkan membuat PPU Fest tetap semarak meski diselenggarakan dengan konsep dan anggaran yang lebih sederhana.
“Yang ingin kami tonjolkan tahun ini bukan kemegahannya, tetapi keterlibatan masyarakat. Kami ingin pelaku UMKM, ekonomi kreatif, musisi dan seniman lokal memiliki ruang untuk tampil sekaligus memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat,” pungkas Yudhistira. (kim/adv)
Editor : Wawan