PPU Hidupkan Kembali Website Kampung KB, 54 Desa dan Kelurahan Didorong Aktif Kelola Data

Wawan • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 16:55 WIB
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mendorong seluruh desa dan kelurahan kembali mengaktifkan website Kampung Keluarga Berkualitas sebagai sarana keterbukaan informasi sekaligus penguatan data kependudukan di tingkat lokal.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mendorong seluruh desa dan kelurahan kembali mengaktifkan website Kampung Keluarga Berkualitas sebagai sarana keterbukaan informasi sekaligus penguatan data kependudukan di tingkat lokal.

 

PROKAL.co, PENAJAM — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong seluruh desa dan kelurahan kembali mengaktifkan website Kampung Keluarga Berkualitas (KB) sebagai sarana keterbukaan informasi sekaligus penguatan data kependudukan di tingkat lokal.

Upaya tersebut dilakukan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) PPU melalui sosialisasi bagi pengelola Rumah Data Kependudukan (RDK) dan Kampung KB di Lantai III Kantor Bupati PPU, Rabu (16/9/2026).

Sekretaris DP3AP2KB PPU, Mu’allimin, mengatakan website Kampung KB perlu kembali dioptimalkan karena memiliki peran penting dalam menyajikan informasi kependudukan dan berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Jadi kita mau mengaktifkan lagi website yang ada di Kampung KB itu. Website tersebut berfungsi sekali untuk transparansi informasi,” kata Mu’allimin di sela kegiatan.

Menurutnya, website tersebut tidak hanya digunakan sebagai sarana pelaporan administratif. Platform digital itu juga diarahkan menjadi pusat informasi berbagai kegiatan Kelompok Kegiatan (Poktan) yang berjalan di Kampung KB.

Data dan aktivitas sejumlah program akan diperbarui secara berkala, mulai dari Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) hingga Dapur Sehat Atasi Stunting (Dahsyat).

BKB berkaitan dengan pemantauan tumbuh kembang anak usia dini. Sementara BKR menyasar pembinaan keluarga yang memiliki anak remaja, termasuk pola asuh dan komunikasi.

Adapun PIK-R menjadi wadah edukasi bagi remaja, termasuk dalam mempersiapkan kehidupan berkeluarga dan memberikan pemahaman mengenai kesehatan reproduksi.

Sementara program Dahsyat diarahkan untuk mendukung pemenuhan gizi seimbang berbasis pangan lokal sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan stunting.

“Optimalisasi platform digital desa dan kelurahan memegang peranan krusial sebagai pusat transparansi data kependudukan. Melalui sistem yang terintegrasi ini, pemerintah daerah berharap penyajian informasi di tingkat desa maupun kelurahan dapat diakses secara transparan, akurat, dan akuntabel oleh seluruh elemen masyarakat yang membutuhkan data valid,” ujarnya.

Penguatan sistem tersebut mencakup seluruh wilayah administratif PPU. Sebanyak 54 desa dan kelurahan ditargetkan terlibat dalam kegiatan pengelolaan dan pemutakhiran data Kampung KB.

Setiap desa dan kelurahan diminta mengirimkan tiga unsur yang akan menjadi bagian dari penguatan sistem tersebut. Mereka terdiri atas Penyuluh Keluarga Berencana (PKB/PLKB), operator data kependudukan, serta operator website Kampung KB.

PKB/PLKB berperan dalam pendampingan masyarakat, operator data bertugas mengelola data kependudukan di tingkat lokal, sedangkan operator website menangani proses publikasi dan pemutakhiran informasi secara digital.

Mu’allimin menyebut apabila seluruh desa dan kelurahan mengirimkan perwakilan sesuai komposisi tersebut, jumlah peserta yang terlibat mencapai 162 orang.

“Jika seluruh desa dan kelurahan mengirimkan delegasi lengkap sesuai target, total peserta aktif yang terlibat dalam program ini mencapai 162 orang,” rincinya.

Kegiatan tersebut berada di bawah koordinasi Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan, dan Penggerak (P4) DP3AP2KB PPU.

Pengaktifan kembali website Kampung KB diharapkan dapat memperkuat kualitas data dari tingkat paling bawah. Data tersebut selanjutnya dapat menjadi salah satu pijakan dalam menentukan intervensi pemerintah, khususnya program kependudukan, keluarga berencana, pemberdayaan keluarga, serta penanganan stunting. (kim/adv)

Editor : Wawan
ADV PEMKAB PPU pemkab ppu