Dishub PPU Tekankan Keselamatan Transportasi Bukan Sekadar Formalitas

Wawan • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 16:56 WIB
Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi momentum untuk kembali menegaskan pentingnya keselamatan sebagai bagian utama dalam penyelenggaraan transportasi.
Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi momentum untuk kembali menegaskan pentingnya keselamatan sebagai bagian utama dalam penyelenggaraan transportasi.

 

PROKAL.co, PENAJAM — Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menjadi momentum untuk kembali menegaskan pentingnya keselamatan sebagai bagian utama dalam penyelenggaraan transportasi.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) PPU, Agus Dahlan, saat memimpin upacara Harhubnas 2026 di halaman Kantor UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub PPU, Kamis (17/9/2026).

Dalam amanat Menteri Perhubungan yang dibacakannya, Agus menyampaikan belasungkawa atas sejumlah insiden transportasi yang terjadi belakangan ini. Ia menegaskan keselamatan tidak boleh berhenti sebagai persyaratan administratif, tetapi harus benar-benar diterapkan dalam setiap aktivitas transportasi.

“Dalam transportasi, keselamatan tidak pernah boleh menjadi rutinitas administratif terhadap sistem yang kita bangun dan kita awasi. Keselamatan adalah tanggung jawab moral, dan standar keselamatan harus hidup di lapangan,” tegas Agus.

Harhubnas 2026 mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju”. Tema tersebut menyoroti posisi transportasi sebagai penghubung masyarakat dan pusat-pusat aktivitas ekonomi, mulai dari wilayah perkotaan, perdesaan hingga kawasan Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T).

Menurut Agus, konektivitas transportasi juga berkaitan dengan upaya pemerintah menekan biaya logistik dan memperluas pemerataan pembangunan.

“Arahan strategis dari Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya menyambungkan pusat-pusat produksi dengan kawasan permukiman,” katanya.

Di tingkat daerah, momentum Harhubnas juga dimanfaatkan Dishub PPU untuk mendorong September sebagai Bulan Keselamatan Transportasi.

Gerakan tersebut diharapkan tidak hanya berlangsung selama satu bulan, tetapi berkembang menjadi budaya keselamatan yang diterapkan secara konsisten oleh seluruh pengguna dan penyelenggara transportasi.

“Penghargaan terbaik terhadap pekerjaan yang sudah kita lakukan adalah tidak cepat merasa puas. Ukuran keberhasilan transportasi pada akhirnya adalah manfaat yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Selain upacara, peringatan Harhubnas 2026 di PPU diisi berbagai kegiatan yang melibatkan insan perhubungan. Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi bersih-bersih lingkungan Kantor UPT PKB Dishub PPU.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan berbagai perlombaan untuk mempererat kebersamaan antarpegawai. Sejumlah lomba yang digelar antara lain catur, domino, jalan zig-zag, joker, balap karung, kereta balon, estafet gelas, estafet sarung, papan paku, tebak gaya, makan pisang, injak balon, lompat kanan-kiri hingga karaoke.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari peringatan Harhubnas sekaligus sarana memperkuat kekompakan di lingkungan Dishub PPU. (kim/adv)

Editor : Wawan
ADV PEMKAB PPU pemkab ppu