PENAJAM – Perumda Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) untuk mendukung peningkatan kualitas pelayanan air minum kepada masyarakat.
Empat karyawan Perumda Air Minum Danum Taka PPU dikirim mengikuti pelatihan peningkatan kapasitas dan kompetensi di Akademi Teknik Tirta Wiyata (Akatirta), Magelang, Jawa Tengah.
Keberangkatan empat karyawan tersebut dilepas langsung Sekretaris Daerah (Sekda) PPU Tohar di Ruang Sekda, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten PPU, Senin (31/8/2026). Pelepasan turut dihadiri Direktur Perumda Air Minum Danum Taka PPU beserta jajaran.
Tohar mengatakan peningkatan kompetensi SDM menjadi salah satu bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Terlebih, Perumda Air Minum Danum Taka memiliki tanggung jawab dalam menyediakan layanan air minum bagi masyarakat PPU.
Menurutnya, pengelolaan air minum membutuhkan tenaga yang tidak hanya memahami tugas secara administratif, tetapi juga memiliki kemampuan teknis yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan pelayanan.
Karena itu, kesempatan mengikuti pelatihan di Akatirta diminta dimanfaatkan secara maksimal oleh para peserta.
“Saya berharap kesempatan mengikuti pelatihan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Tidak hanya sekadar mengikuti kegiatan, tetapi betul-betul menyerap ilmu dan pengetahuan yang diberikan untuk kemudian diterapkan dalam pelaksanaan tugas di Perumda Air Minum Danum Taka,” ujar Tohar.
Akatirta merupakan perguruan tinggi yang berfokus pada bidang teknik lingkungan dengan konsentrasi khusus pada pengelolaan air minum. Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan mendapatkan tambahan pengetahuan dan keterampilan yang dapat menunjang pekerjaan mereka setelah kembali ke PPU.
Tohar menilai peningkatan kemampuan teknis karyawan akan memberikan dampak terhadap kinerja organisasi apabila ilmu yang diperoleh benar-benar diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.
Apalagi, kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan air bersih yang aman, berkualitas dan berkelanjutan terus meningkat. Kondisi tersebut menuntut penyelenggara layanan memiliki SDM yang mampu memahami persoalan teknis sekaligus mencari solusi terhadap berbagai tantangan pengelolaan air minum.
“Setelah kembali nanti, ilmu yang diperoleh jangan berhenti pada masing-masing individu. Harus ada transfer pengetahuan kepada rekan-rekan yang lain, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara lebih luas dan pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja organisasi,” tambahnya.
Pesan tersebut menjadi perhatian karena empat karyawan yang mengikuti pelatihan diharapkan tidak hanya meningkatkan kapasitas pribadi. Mereka juga dituntut menjadi bagian dari proses penguatan kompetensi internal Perumda Air Minum Danum Taka.
Dengan adanya transfer pengetahuan, materi dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat dibagikan kepada karyawan lain. Dengan demikian, manfaat program peningkatan SDM tidak hanya dirasakan oleh empat peserta, tetapi dapat memberikan dampak lebih luas bagi organisasi.
Tohar juga berpesan kepada para peserta untuk menjaga nama baik Pemerintah Kabupaten PPU dan Perumda Air Minum Danum Taka selama mengikuti pelatihan di Magelang.
Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius dan membawa pulang pengetahuan yang relevan untuk mendukung pekerjaan di daerah.
Keberangkatan empat karyawan tersebut menjadi salah satu langkah Perumda Air Minum Danum Taka dalam memperkuat kapasitas teknis internal. Peningkatan kualitas SDM diharapkan berjalan seiring dengan pembenahan pengelolaan sehingga pelayanan air minum kepada masyarakat PPU dapat terus ditingkatkan.
Pada akhirnya, investasi terhadap kompetensi karyawan diharapkan tidak hanya meningkatkan kemampuan individu, tetapi juga memperkuat kinerja Perumda Air Minum Danum Taka dalam memberikan pelayanan publik yang lebih profesional kepada masyarakat. (bs/adv)
Editor : Wawan