PROKAL.co, PENAJAM – Sebanyak 38 sekolah dasar (SD) dari Kecamatan Penajam mulai memperebutkan gelar juara Liga Pekan Olahraga SD Cup ke-6. Kompetisi yang berlangsung selama sepekan ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan sepak bola pelajar, tetapi juga menjadi ruang untuk mencari dan membina bibit-bibit muda di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).
Liga tersebut resmi dibuka Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin di Lapangan Sepak Bola Desa Giripurwa, Kecamatan Penajam, Senin (5/10/2026). Kompetisi berlangsung hingga 12 Oktober 2026.
Dari total 44 SD yang berada di Kecamatan Penajam, sebanyak 38 sekolah ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Antusiasme peserta dinilai menjadi sinyal positif bagi perkembangan olahraga sepak bola di kalangan pelajar.
Abdul Waris mengapresiasi pelaksanaan kompetisi tersebut. Menurutnya, pertandingan olahraga di tingkat sekolah dasar memiliki peran penting karena tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknis, tetapi juga pembentukan karakter anak.
“Ini bukan hanya ajang untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk belajar tentang sportivitas, disiplin, kerja sama, keberanian, dan saling menghargai,” ujar Abdul Waris.
Ia meminta para peserta tidak menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan. Setiap pertandingan, kata dia, harus menjadi pengalaman bagi siswa untuk belajar menghadapi persaingan sekaligus menerima hasil dengan sikap positif.
“Yang terpenting adalah memberikan kemampuan terbaik, menjaga sportivitas, dan tetap menjalin persahabatan dengan sesama peserta. Menang dan kalah itu bagian dari pertandingan,” katanya.
Wakil Bupati juga memberikan apresiasi kepada guru dan pelatih yang selama ini mendampingi para siswa. Peran mereka dinilai penting dalam mengenalkan olahraga sekaligus mengarahkan potensi anak agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
Abdul Waris berharap Liga Pekan Olahraga SD Cup tidak berhenti sebagai agenda tahunan di tingkat kecamatan. Kompetisi tersebut diharapkan menjadi bagian dari sistem pembinaan olahraga pelajar yang dapat menghasilkan atlet muda potensial untuk PPU.
Ia juga merespons positif harapan panitia agar penyelenggaraan kegiatan serupa mendapat dukungan anggaran dari pemerintah kabupaten.
“Semoga ke depan penganggarannya bisa ada untuk kegiatan seperti ini. Ini bagian dari ekstrakurikuler dan pembinaan untuk mencari bibit-bibit muda. Mudah-mudahan ada anak-anak kita yang nantinya bisa membawa dan mengharumkan nama PPU,” tuturnya.
Liga Pekan Olahraga SD Cup ke-6 digelar selama delapan hari, mulai 5 hingga 12 Oktober 2026. Kompetisi memperebutkan piala bergilir, piala tetap, serta uang pembinaan dengan total hadiah mencapai Rp 7,6 juta.
Pembukaan kompetisi turut dihadiri Plt Kepala Dinas Pendidikan PPU, Kepala Desa Giripurwa, para pengawas pendidikan, Ketua dan pengurus K3S, kepala sekolah, guru PJOK, pelatih, serta para siswa yang menjadi peserta turnamen. (bs/adv)
Editor : Wawan