Dukung Investasi, Bupati PPU Dorong Penguatan Jaringan Listrik di Kawasan Strategis

Wawan • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 12:52 WIB
Bupati PPU saat menjamu jajaran PLN Balikpapan yang dihadiri Manager PLN UP3 Balikpapan, Hendy Gita Wedhatama.
Bupati PPU saat menjamu jajaran PLN Balikpapan yang dihadiri Manager PLN UP3 Balikpapan, Hendy Gita Wedhatama.

 

PROKAL.co, PENAJAM- Manager PLN UP3 Balikpapan, Hendy Gita Wedhatama, menyatakan kesiapan PLN untuk menerima usulan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terkait penambahan pasokan dan pengembangan jaringan listrik di sejumlah kawasan strategis.

Menurut Hendy, koordinasi antara PLN, pemerintah daerah, dan unit layanan terkait diperlukan untuk memetakan kebutuhan kelistrikan secara tepat. Dengan demikian, pengembangan infrastruktur listrik dapat diselaraskan dengan rencana pembangunan dan potensi ekonomi di masing-masing kawasan.

“Untuk mendukung sejumlah kawasan di Kabupaten PPU, PLN UP3 Balikpapan bersama ULP Petung dan unsur terkait siap menerima usulan penambahan pasokan yang dibutuhkan Pemda PPU dalam memenuhi kebutuhan kawasan yang memerlukan penambahan jaringan listrik,” kata Hendy.

Ia menegaskan, PLN berkomitmen memperkuat sinergi dengan Pemkab PPU untuk mendukung berbagai program pembangunan, baik yang dijalankan pemerintah daerah maupun program PLN dalam penyediaan layanan kelistrikan bagi masyarakat.

Hendy berharap, melalui audiensi tersebut, perencanaan pemenuhan kebutuhan listrik di kawasan strategis PPU dapat dilakukan secara terarah dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Dukungan infrastruktur kelistrikan diharapkan dapat menunjang pengembangan sektor pariwisata, perikanan, perhotelan, serta berbagai bidang usaha lainnya yang berpotensi mendorong investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebelumnya, Bupati PPU Mudyat Noor menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan koordinasi jajaran PLN UP3 Balikpapan. Ia menegaskan, ketersediaan jaringan listrik merupakan salah satu faktor penting untuk mengoptimalkan pengembangan kawasan potensial di PPU.

Sejumlah kawasan yang menjadi perhatian di antaranya pesisir Nipah-Nipah yang direncanakan sebagai waterfront city PPU, serta kawasan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di sejumlah wilayah.

Mudyat menilai, dukungan kelistrikan yang memadai dapat membuka peluang pengembangan berbagai sektor, termasuk pariwisata dan perhotelan, sekaligus menunjang masuknya investasi baru ke Kabupaten PPU.

Karena itu, koordinasi dengan PLN diharapkan menjadi langkah awal untuk mengidentifikasi kebutuhan jaringan dan pasokan listrik, sehingga pengembangan kawasan strategis dapat berjalan sesuai potensi dan arah pembangunan daerah. (bs/adv)

Editor : Wawan
ADV PEMKAB PPU pemkab ppu