PROKAL.co, PENAJAM-Laju pertambahan penduduk di wilayah serambi Nusantara menuntut kesiapan fasilitas publik yang memadai. Merespons situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) bergerak cepat meminta sokongan pemerintah pusat untuk merevitalisasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Putri Botung (RAPB) PPU.
Langkah pembenahan sarana kesehatan ini disampaikan Bupati PPU, Mudyat Noor kepada Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis Kalimantan Timur di Samarinda, awal pekan ini. Dalam pertemuan penting itu, bupati hadir didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang PPU, Muhajir.
Mudyat menegaskan, modernisasi infrastruktur publik di wilayahnya sudah berada pada tahap mendesak. Keberadaan fasilitas kesehatan yang representatif dinilai mutlak untuk mengimbangi lonjakan kebutuhan dasar warga setempat.
"Rumah sakit menjadi perhatian utama karena berkaitan langsung dengan akses dan mutu pelayanan kesehatan. Rumah sakit menjadi salah satu prioritas yang kami usulkan untuk direvitalisasi. Kami berharap kebutuhan peningkatan fasilitas ini dapat ditindaklanjuti," kata Mudyat Noor.
Proyek revitalisasi RSUD RAPB diproyeksikan bakal mendongkrak keandalan tindakan medis serta memberi kenyamanan ekstra bagi para pasien. Di samping itu, peremajaan fisik gedung dan fasilitas pendukung disiapkan untuk memperkuat daya tampung rujukan pasien di PPU.
Selain sektor kesehatan, Pemkab PPU juga menyodorkan sederet usulan perbaikan infrastruktur publik lainnya kepada kementerian terkait. Kebijakan ini diambil demi memastikan operasional kinerja aparatur pemerintah daerah dapat berjalan lebih prima.
"Fasilitas penunjang kinerja aparatur dan pelayanan publik dinilai memerlukan intervensi pembiayaan dari pemerintah pusat agar fungsinya kembali maksimal," ujar Mudyat.
Melalui audiensi tersebut, Pemkab PPU berupaya menyelaraskan rencana pembangunan lokal dengan agenda Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Integrasi kebijakan antara pemerintah daerah dan pusat dinilai krusial agar kucuran anggaran prasarana strategis benar-benar tepat sasaran.
Pihak Pemkab PPU pun berkomitmen terus mengawal pengajuan revitalisasi fisik ini sampai tuntas ke tahap realisasi. Peningkatan mutu fasilitas kesehatan dan prasarana umum ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan taraf kesejahteraan warga.(rie/adv)
Editor : Wawan