PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Republik Indonesia (RI), Irjen Pol (Purn) Arief Wicaksono Sudiutomo bersama tim menyambangi Gedung Biru Kaltim Post di Balikpapan, Kamis (21/11/2024).
Kunjungan ini berisi agenda menyerap aspirasi dan masukan terkait permasalahan masyarakat, khususnya mengenai kinerja kepolisian.
Sebelumnya Arief dan tim sudah menyambangi Polda Kaltim. di Polda Kaltim dia memantau kesiapan menyambut pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kaltim. Juga mengingatkan tentang netralitas polri.
Saat di Gedung Biru Arief Wicaksono disambut Direktur Kaltim Post Erwin Dede Nugroho, Wakil Direktur Kaltim Post Supriyono, Direktur Prokal.co Faroq Zamzami, Pemred Balikpapan Pos Suyono dan Manager Bisnis Balikpapan Pos Eddy Adha.
Diskusi tentang beberapa isu itu berjalan santai, sambil Arief manyerap aspirasi terkait sejumlah permasalahan di Kaltim yang berkaitan dengan kepolisian.
Dia juga tak lupa mengingatkan timnya untuk mencatat sejumlah masukan dari masyarakat terkait kondisi permasalahan di Kaltim.
Khususnya terkait kasus di Kabupaten Paser. Yakni, penyerangan yang menyebabkan satu orang meninggal dan satu luka berat di pos jaga stop hauling batu bara di Dusun Muara Kate, Desa Muara Langon, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, Jumat (15/11/2024) dini hari.
“Salah satu tugas pokok Kompolnas adalah menerima saran dan keluhan masyarakat,” ujarnya.
Menurut Arief, banyak masukan berharga yang bisa menjadi catatan terkait fungsi kepolisian di Kaltim. Kata dia, polisi harus lebih fokus serta bergerak cepat dan terukur dalam menyelesaikan permasalahan yang terjadi di masyarakat.
Kata dia, beragam masalah yang disampaikan langsung kepada Kompolnas menjadi catatan penting.
“Kami mendapatkan banyak masukan saat berkunjung ke Kaltim Post ini,” ungkap Arief.
Pada kesempatan itu, Arief juga menegaskan, dirinya punya banyak kenangan dengan Kaltim.
“Saya ke sini (Kaltim Post) sekaligus nostalgia juga. Saya cukup lama bertugas di Kaltim,” lanjutnya.
Ya, Arief Wicaksono Sudiutomo pernah memegang sejumlah posisi penting saat di Benua Etam.
Di antaranya, dia pernah menduduki posisi kapolres Bontang yang saat itu masih mencakup wilayah Kutai Timur (Kutim).
Dia juga pernah menjadi Kapolres Kutai dengan cakupan wilayah yang luas yang mana saat ini sudah menjadi tiga kabupaten, Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Barat (Kubar), dan Mahakam Ulu (Mahulu).
Pernah juga berkarier di Polda Kaltim. Salah satunya menjadi Direskrim Polda Kaltim. (*)
Editor : Faroq Zamzami