Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pengemis dan Manusia Gerobak di Balikpapan Menurun Usai Lebaran, Mereka Mudik?

Indra Zakaria • 2025-04-12 13:15:00
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan, Edy Gunawan
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan, Edy Gunawan

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Balikpapan, Edy Gunawan, mengungkapkan bahwa pasca Lebaran 2025, jumlah pengemis dan manusia gerobak di kota ini mengalami penurunan signifikan. Menurut Edy, kondisi ini terlihat dari berkurangnya keberadaan para pengemis di pinggir jalan dan manusia gerobak yang sebelumnya cukup sering ditemui. "Setelah Lebaran, mereka tidak lagi terlihat. Itu jelas terlihat perubahannya," ujarnya kepada wartawan.

Penertiban terhadap para pengemis dan manusia gerobak dilakukan oleh Satpol PP Kota Balikpapan. Edy menyebutkan bahwa Dinsos tidak memiliki personel khusus untuk melakukan penertiban di lapangan. Namun demikian, pihaknya tetap berperan aktif dalam penanganan sosial, terutama dalam hal pemulangan warga luar daerah yang terlantar.

"Biasanya kita lakukan pemulangan secara bersama. Tidak hanya dari anggaran kota, tapi juga dari bantuan berbagai pihak seperti paguyuban, tokoh masyarakat, Baznas, organisasi sosial, Dinas Sosial Provinsi, serta Pemkot Balikpapan sendiri," jelasnya.

Ia mencontohkan penanganan terhadap 45 orang asal Tasikmalaya pada tahun lalu. Saat itu, bantuan datang dari berbagai sumber sehingga seluruh warga tersebut dapat dipulangkan ke daerah asal mereka. “Kalau kita kirim orang terus sementara anggaran habis, ya bisa-bisa kita yang langsung ke selat. Makanya sistemnya sharing,” tambah Edy.

Selain itu, Edy juga menuturkan adanya warga dari Jawa yang sempat terlantar di Terminal Batu Ampar. Warga tersebut mengalami kelumpuhan dan langsung dibawa ke rumah sakit serta tempat penampungan. Pihaknya berupaya mencari keluarga korban untuk mengatur kepulangan, atau mencari solusi terbaik jika korban memang tidak memiliki keluarga. “Kalau memang mereka hanya beralasan dan tidak mau dikembalikan, justru itu bisa menjadi beban bagi kami. Maka kami komunikasikan dan cari solusi terbaik,” tutupnya. (*)

Editor : Indra Zakaria
#balikpapan