Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Geger! Petugas Kebersihan di Balikpapan Temukan Janin Bayi Mengapung di Sungai Ampal, Dikira Bangkai Tikus

Moeso Novianto • 2026-01-15 12:30:00
Lokasi penemuan janin di Sungai Ampal Balikpapan. (IST.)
Lokasi penemuan janin di Sungai Ampal Balikpapan. (IST.)

 

BALIKPAPAN – Warga Kelurahan Damai Bahagia, Balikpapan Selatan, mendadak gempar pada Rabu (14/1/2026) pagi. Sesosok janin bayi laki-laki ditemukan mengapung di aliran Sungai Ampal, tepatnya di kawasan Jalan Jenderal Sudirman RT 12, yang diduga sengaja dibuang oleh pihak tak bertanggung jawab.

Penemuan memilukan ini pertama kali diketahui oleh petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan saat tengah berjibaku membersihkan sampah di aliran sungai tersebut sekitar pukul 09.00 WITA.

Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat dan petugas di lapangan.

"Berdasarkan laporan, ditemukan janin bayi di pinggir parit besar atau bendungan Damai Bahagia oleh petugas kebersihan yang sedang bekerja. Anggota langsung meluncur untuk melakukan pengamanan di lokasi," ujar Sangidun.

Kronologi penemuan bermula saat salah satu petugas kebersihan melihat benda mencurigakan yang tersangkut di antara tumpukan sampah. Awalnya, saksi mengira benda tersebut hanyalah bangkai tikus yang hanyut. Namun, rasa penasaran membawa saksi untuk melihat lebih dekat.

"Saksi melihat benda seperti bangkai tikus. Setelah didekati, ia melihat adanya bentuk tangan seperti manusia. Karena ragu, ia memanggil rekannya untuk memastikan. Setelah diangkat ke darat, barulah dipastikan bahwa itu adalah janin bayi manusia dengan anggota tubuh yang sudah lengkap," jelas Sangidun.

Menyadari hal tersebut merupakan tindak kriminal, para petugas kebersihan segera melaporkan temuan itu kepada ketua RT setempat dan Bhabinkamtibmas. Tak berselang lama, Unit Resintel Polsek Balikpapan Selatan bersama Tim Inafis Polresta Balikpapan tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Janin bayi malang tersebut kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan untuk menjalani proses pemeriksaan medis dan forensik guna mengetahui usia janin serta penyebab kematiannya.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif di sekitar area penemuan dan memeriksa saksi-saksi. "Kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap siapa pelaku di balik pembuangan janin ini. Kami juga meminta masyarakat yang memiliki informasi mencurigakan terkait hal ini untuk segera melapor," tutup Sangidun. (*)

Editor : Indra Zakaria