BALIKPAPAN – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur terus melakukan langkah inovatif dalam menata infrastruktur jalan nasional yang terhubung dengan akses Ibu Kota Nusantara (IKN). Fokus utama penataan saat ini tertuju pada program beautifikasi Over Pass (OP) 6 yang terletak di Kilometer 11 Jalan Soekarno Hatta, Balikpapan. Fasilitas perlintasan tidak sebidang ini memegang peranan vital karena menghubungkan jalan nasional utama dengan Jalan Tol IKN Seksi 3A.
Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana, menegaskan bahwa transformasi Over Pass 6 bukan sekadar mengejar fungsi distribusi lalu lintas semata. Pemerintah ingin menghadirkan pengalaman berkendara yang berbeda dengan mengedepankan unsur estetika dan kenyamanan bagi para pengguna jalan. Melalui sentuhan kreatif ini, infrastruktur yang biasanya dipandang kaku diubah menjadi jalur penghubung yang memiliki nilai visual tinggi dan menarik perhatian masyarakat.
Salah satu inovasi yang paling menonjol dalam proyek beautifikasi ini adalah penerapan marka jalan yang tidak biasa. Pengguna jalan akan disambut dengan zebra cross bergaya tuts piano serta motif chevron yang modern. Selain memberikan kesan artistik, desain marka yang eye-catching ini sengaja dirancang untuk meningkatkan visibilitas pengendara, yang secara tidak langsung turut mendukung standar keselamatan berlalu lintas di kawasan tersebut.
Tidak hanya pada aspal jalan, keindahan visual juga dituangkan pada dinding parapet over pass yang dicat secara dekoratif. Penataan dinding ini diprediksi akan menjadi daya tarik tersendir, bahkan berpotensi menjadi titik swafoto baru bagi warga yang melintas. Langkah dekoratif ini diharapkan mampu menghilangkan kesan monoton pada beton jalan dan menciptakan suasana kawasan yang lebih segar dan dinamis.
Melalui program beautifikasi ini, BBPJN Kaltim berharap wajah infrastruktur di gerbang masuk menuju IKN menjadi lebih indah dan ikonik. Upaya ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah untuk memastikan bahwa percepatan pembangunan Tol IKN berjalan selaras dengan kualitas lingkungan sekitarnya, sehingga tercipta keamanan dan kenyamanan berkendara yang maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)
Editor : Indra Zakaria