Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Dua Korban Terakhir Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Kapal Dharma Kartika IX Balikpapan Resmi Ditutup

Redaksi Prokal • 2026-01-28 11:59:24
Evakuasi korban.
Evakuasi korban.

BALIKPAPAN – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap insiden kecelakaan truk sembako yang terguling di dalam Kapal Dharma Kartika IX berakhir duka. Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi dua korban terakhir yang terjebak di area dek kapal saat proses sandar di Pelabuhan Semayang Balikpapan, Selasa (27/1/2026) sore.

Kedua korban tersebut teridentifikasi sebagai Nurlina (42) yang ditemukan pada pukul 14.45 WITA, disusul penemuan Nani (65) hanya selang lima menit kemudian. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan, mengonfirmasi bahwa kedua wanita tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tim melakukan proses assessment dan penyisiran mendalam di area dek yang menjadi titik insiden.

“Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area dek kapal setelah dilakukan proses pencarian lebih lanjut. Seluruh jenazah telah dievakuasi dan segera dilarikan ke RS Bhayangkara Balikpapan menggunakan ambulans untuk penanganan pihak berwenang,” ujar Dody dalam sesi wawancara di lokasi kejadian.

Dengan penemuan dua jenazah tersebut, total korban dalam insiden "penanganan khusus" ini berjumlah enam orang. Tiga di antaranya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat pada tahap awal operasi, sementara tiga korban lainnya dinyatakan meninggal dunia. Keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil sinergi masif dari berbagai unsur, mulai dari tim Rescue SAR Balikpapan, BPBD, INAFIS, hingga dukungan dari TNI-Polri dan instansi kepelabuhanan setempat.

Operasi SAR ini melibatkan koordinasi teknis yang rumit mengingat posisi truk sembako yang terguling di dalam dek kapal memerlukan ketelitian ekstra agar tidak membahayakan keselamatan tim penolong. Sinergi antara BPBD, KSOP, dan Dinas Kesehatan memastikan setiap tahapan evakuasi berjalan sesuai prosedur keselamatan tinggi di area pelabuhan yang sibuk.

Seiring dengan ditemukannya seluruh korban yang dilaporkan hilang, operasi SAR di Pelabuhan Semayang secara resmi diusulkan untuk ditutup. Seluruh unsur yang terlibat telah kembali ke satuan masing-masing untuk melanjutkan kesiapsiagaan rutin. Pihak otoritas kini beralih pada tahap investigasi lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti tergulingnya truk sembako yang berujung pada hilangnya nyawa penumpang tersebut. (*)

Editor : Indra Zakaria