Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Ramadan di Depan Mata: Dinkes Balikpapan Wanti-wanti Bahaya ISPA dan Kolesterol Gorengan

Redaksi Prokal • 2026-02-12 11:30:00
ilustrasi ISPA
ilustrasi ISPA

BALIKPAPAN – Menjelang tibanya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan mengeluarkan peringatan dini bagi masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat. Fokus utama kewaspadaan kali ini tertuju pada ancaman Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dan penyakit tidak menular seperti hipertensi yang kerap mengintai saat terjadi perubahan pola makan.

Kepala Dinkes Kota Balikpapan, Alwiati, mengungkapkan bahwa hingga Februari 2026, tercatat sekitar 7 ribu kasus ISPA di Kota Beriman. Walaupun angka tersebut masih dalam kategori terkendali, sifat penyakit ini sangat fluktuatif dan sangat bergantung pada kondisi cuaca serta perilaku masyarakat yang cenderung berubah saat menjalankan ibadah puasa.

"Angka kasus saat ini sekitar 7 ribuan. Meski tidak terlampau tinggi, ISPA sangat dipengaruhi oleh cuaca dan gaya hidup, sehingga kewaspadaan tetap menjadi prioritas," ujar Alwiati pada Selasa (10/2/2026).

Salah satu tantangan kesehatan terbesar selama Ramadan adalah godaan menu berbuka. Alwiati secara khusus mengingatkan warga agar tidak "balas dendam" dengan mengonsumsi gorengan dan minuman dingin secara berlebihan. Kebiasaan ini dinilai sebagai pemicu utama munculnya radang tenggorokan, batuk, hingga menurunnya daya tahan tubuh yang memperburuk kondisi ISPA.

Selain ancaman penyakit menular, Dinkes juga menyoroti potensi lonjakan kasus hipertensi. Pola makan yang tinggi garam dan lemak saat berbuka puasa menjadi pemicu utama kenaikan tekanan darah. Alwiati memberikan perhatian khusus bagi warga yang memiliki riwayat penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi agar tidak lalai dalam pengobatan.

"Bagi penderita penyakit tidak menular, konsumsi obat tidak boleh berhenti. Waktunya saja yang perlu diatur sesuai anjuran dokter agar kondisi tubuh tetap stabil meskipun sedang berpuasa," tegasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Balikpapan mengimbau masyarakat untuk kembali memperketat Protokol Kesehatan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Mencukupi asupan cairan saat sahur dan berbuka, mengonsumsi gizi seimbang, serta kembali menggunakan masker saat merasa kurang fit menjadi kunci agar ibadah Ramadan tahun ini dapat dijalani dengan kondisi fisik yang prima. (*)

Editor : Indra Zakaria