BALIKPAPAN- Menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan menghadirkan layanan penukaran uang pecahan baru langsung di area Pelabuhan Semayang, Senin (9/3). Langkah jemput bola ini sengaja disiapkan untuk memfasilitasi para penumpang kapal laut agar bisa membawa uang baru ke kampung halaman dengan lebih praktis dan aman.
Dalam kegiatan ini, Bank Indonesia menyediakan total dana sebesar Rp1,04 miliar yang terbagi ke dalam 200 paket penukaran. Setiap paket memiliki nilai maksimal Rp5,2 juta, yang mencakup berbagai pecahan uang kertas tahun emisi terbaru. Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi, menegaskan bahwa layanan ini diprioritaskan bagi pemudik yang sudah mengantongi tiket keberangkatan, sehingga mereka tidak perlu lagi mencari tempat penukaran di luar area pelabuhan.
Antusiasme tinggi terlihat sejak gerai dibuka pada pagi hari. Banyak calon penumpang yang langsung mengantre untuk menukarkan uang mereka. Rudy, seorang pemudik tujuan Tuban, Jawa Timur, merasa sangat terbantu karena tidak perlu lagi mengalokasikan waktu khusus untuk mengantre di bank konvensional sebelum berangkat ke pelabuhan. Ia memilih pecahan Rp10.000 dan Rp2.000 sebagai persiapan untuk dibagikan kepada sanak saudara saat Lebaran nanti.
Selain faktor kepraktisan, warga juga mengapresiasi layanan ini karena tidak adanya biaya tambahan atau potongan apa pun. Windy, pemudik asal Cepu, Jawa Tengah, menyebutkan bahwa menukar di gerai resmi Bank Indonesia jauh lebih menguntungkan dibandingkan melalui jasa penukaran di pinggir jalan yang biasanya membebankan biaya jasa cukup tinggi. Dengan adanya layanan ini, pemudik dapat memastikan jumlah uang yang mereka terima tetap utuh sesuai dengan nilai yang ditukarkan. (*)
Editor : Indra Zakaria