Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Yakult Siap Berkolaborasi Beri Nutrisi Anak di Kaltim, Dukung Peningkatan Kualitas Gizi

Redaksi • 2026-03-11 22:10:00

BINCANG: Direct Sales Yakult Balikpapan, Rois Saputra (dua kanan) berbincang santai dengan Direktur Prokal.co, Faroq Zamzami (dua kiri) di Gedung Biru, Rabu, 11 Maret 2026.
BINCANG: Direct Sales Yakult Balikpapan, Rois Saputra (dua kanan) berbincang santai dengan Direktur Prokal.co, Faroq Zamzami (dua kiri) di Gedung Biru, Rabu, 11 Maret 2026.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Kolaborasi antara pelaku industri pangan dan pemangku kepentingan sektor kesehatan dinilai semakin penting dalam mendukung peningkatan kualitas gizi anak di Kaltim.

Upaya ini tidak hanya berkaitan dengan penyediaan makanan bergizi, tetapi juga memastikan nutrisi yang dikonsumsi dapat terserap optimal oleh tubuh.

Yakult menjadi salah satu pihak yang aktif mendorong pendekatan tersebut melalui dukungan terhadap program gizi dan edukasi kesehatan.

Dalam kunjungannya ke Gedung Biru Kaltim Post, Rabu (11/3/2026), SPV Direct Sales Yakult Balikpapan, Rois Saputra, menjelaskan Yakult bukan pengganti susu melainkan minuman susu fermentasi yang berfungsi membantu memperbaiki sistem pencernaan.

Menurutnya, fungsi tersebut penting bagi anak-anak yang menerima program makan bergizi gratis (MBG), agar nutrisi yang diberikan dapat diserap secara maksimal.

“Yakult bukan pengganti susu. Harapannya membantu memperbaiki sistem pencernaan sehingga asupan makanan yang diberikan kepada adik-adik, khususnya yang mendapatkan MBG, bisa terserap dengan baik,” ungkap Rois.

Ia mengatakan, nutrisi yang telah dirancang oleh ahli gizi membutuhkan dukungan sistem pencernaan yang baik agar manfaatnya optimal.

Yakult, kata dia, berperan sebagai pendukung dalam menjaga keseimbangan bakteri baik dalam saluran cerna.

“Nutrisi maupun bahan makanan yang sudah didetailkan oleh ahli gizi bisa terserap lebih optimal. Yakult membantu meningkatkan pencernaan, bukan sebagai pengganti,” katanya.

Rois menambahkan, ke depan pihaknya ingin memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk tim gizi, lembaga kesehatan dan Badan Gizi Nasional (BGN).

Ia menilai peluang sinergi di Kalimantan Timur (Kaltim) masih sangat besar seiring meningkatnya perhatian terhadap kualitas gizi anak.

“Kami siap berkolaborasi dan mendukung kegiatan yang dilakukan tim gizi maupun BGN di seluruh Kalimantan, khususnya Kaltim,” ucapnya.

Secara nasional, Yakult telah menjalankan berbagai program edukasi melalui seminar dan webinar yang menyasar tenaga nutrisionis di berbagai daerah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi gizi sekaligus memperkuat jejaring kerja sama lintas sektor.

Dari perspektif ekonomi, kolaborasi semacam ini dinilai mampu menciptakan dampak berlapis.

Selain meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, juga membuka peluang pertumbuhan industri minuman kesehatan serta memperkuat ekosistem layanan gizi di daerah.

Rois menilai pendekatan kolaboratif menjadi strategi penting dalam menghadapi tantangan gizi di masa depan.

"Dengan meningkatnya perhatian terhadap kesehatan pencernaan dan gizi anak, Yakult optimistis kolaborasi lintas sektor akan semakin berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Timur," harapnya.

Di Balikpapa Yakult memasifkan kegiatan edukasi kesehatan di lingkungan untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup bersih dan sehat.

“Di sekolah-sekolah kami memberikan edukasi kepada adik-adik tentang pola hidup bersih dan sehat. Kami juga punya kegiatan Supogumi, yaitu bersih-bersih sambil belajar mengumpulkan sampah di lingkungan sekolah,” jelas Rois.

Dirinya mengatakan, pihaknya aktif memberikan edukasi kepada siswa mengenai pentingnya kebersihan dan kesehatan melalui kegiatan sosialisasi langsung di sekolah.

Program tersebut telah dijalankan di sejumlah sekolah di Balikpapan.

Kegiatan edukatif seperti ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa.

Ia menilai, pendekatan edukasi langsung menjadi strategi efektif dalam memperluas literasi kesehatan masyarakat.

Selain berdampak sosial, program ini juga berkontribusi terhadap pertumbuhan industri minuman kesehatan yang semakin kompetitif di tengah perubahan preferensi konsumen.

Di sisi lain, Yakult juga terus melakukan inovasi produk untuk menyesuaikan diri dengan tren konsumsi masyarakat yang semakin beragam.

Rois menyebut selain varian original, kini tersedia Yakult less sugar dengan kandungan gula dan kalori lebih rendah tapi tetap memiliki manfaat yang sama dalam membantu memperbaiki sistem pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh.

“Kami menghadirkan Yakult less sugar dengan kandungan gula lebih rendah, tapi manfaatnya sama untuk membantu memperbaiki sistem pencernaan dan meningkatkan daya tahan tubuh,” ujarnya.

Tak hanya itu, Yakult juga menghadirkan varian rasa mangga yang diperkaya vitamin D sebagai respons terhadap permintaan konsumen yang lebih variatif.

Rois mengungkapkan bahwa perusahaan masih menyiapkan inovasi produk baru yang direncanakan diluncurkan dalam waktu dekat.

“Insyaallah tahun ini kami juga akan merilis produk baru, tapi saat ini masih menunggu informasi dari pusat,” katanya.

Rois menilai, kombinasi strategi edukasi dan inovasi produk menjadi kunci dalam menjaga pertumbuhan bisnis di tengah persaingan industri minuman kesehatan.

Ia optimistis pendekatan tersebut akan memperkuat posisi Yakult di Kaltim sekaligus memberi kontribusi positif terhadap peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat. (yin/ndu)

Editor : Faroq Zamzami
#yakult #makan bergizi #kaltim