Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Diterjang Badai, Pemancing Hilang di Perairan Balikpapan: Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian

Redaksi Prokal • 2026-03-12 05:25:00

Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap pemancing yang dilaporkan terjatuh ke laut di perairan Balikpapan, Rabu 11 Maret 2026.
Tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian terhadap pemancing yang dilaporkan terjatuh ke laut di perairan Balikpapan, Rabu 11 Maret 2026.

 

BALIKPAPAN — Operasi pencarian besar-besaran tengah dilakukan oleh tim SAR gabungan di perairan Balikpapan menyusul laporan hilangnya seorang pemancing pada Selasa malam (10/3). Korban dilaporkan terjatuh ke laut setelah kapal yang ditumpanginya dihantam badai dan gelombang tinggi saat cuaca ekstrem melanda.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 22.50 Wita. Insiden Man Overboard (MOB) ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 21.30 Wita di titik koordinat yang berjarak 16,8 mil laut ke arah tenggara dari markas SAR Balikpapan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Dody Setiawan Suwondo, menyatakan bahwa pihaknya langsung mengerahkan tim rescue menggunakan Rescue Buoyant Boat (RBB) sesaat setelah laporan divalidasi.

“Begitu menerima laporan, tim rescue segera kami berangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan upaya pencarian guna memperbesar peluang menemukan korban,” ujar Dody pada Rabu (11/3).

Tim SAR gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 00.30 Wita dan langsung melakukan penyisiran awal di tengah kegelapan malam. Namun, upaya tersebut belum membuahkan hasil hingga pencarian dihentikan sementara pada dini hari.

Memasuki hari kedua operasi, Rabu (11/3) pukul 07.30 Wita, tim kembali bergerak dengan area pencarian yang lebih luas. Penyisiran permukaan laut kini mencakup radius sekitar tiga kilometer dari titik lokasi kejadian. Metode pencarian difokuskan pada pemantauan visual intensif dan penyisiran menggunakan perahu karet di sekitar perairan terdampak.

Operasi kemanusiaan ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, mulai dari Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, BPBD Kota Balikpapan, Polsek Balikpapan Timur, Damkar, hingga pihak keluarga korban yang turut memantau di lokasi kejadian. Masyarakat pesisir dan nelayan juga diimbau untuk segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan korban di laut. (*)

Editor : Indra Zakaria