Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

RS SMEC Balikpapan Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kaltim Post, Edukasi Kesehatan Penglihatan

Redaksi • 2026-03-13 11:18:15

EDUKASI: Dokter Dani Ibrahim (kanan) saat memaparkan seputar kesehatan mata di Gedung Biru Kaltim Post Balikpapan, Kamis, 12 Maret 2026.
EDUKASI: Dokter Dani Ibrahim (kanan) saat memaparkan seputar kesehatan mata di Gedung Biru Kaltim Post Balikpapan, Kamis, 12 Maret 2026.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Rumah Sakit Mata Sabang Merauke Eye Center (SMEC) Balikpapan menggelar pemeriksaan mata di Gedung Biru Kaltim Post, Kamis (12/3/2026).

Pada kesempatan itu para karyawan juga mendapat edukasi menjaga kesehatan mata.

Mereka menghadirkan layanan pemeriksaan mata gratis sekaligus edukasi kesehatan penglihatan bagi para karyawan.

Kegiatan itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan ulang tahun ke-20 SMEC Group sekaligus wujud pengabdian kepada masyarakat.

Tim medis SMEC melakukan pemeriksaan langsung kepada karyawan yang selama ini identik dengan pekerjaan di depan layar komputer, ponsel, maupun dokumen cetak dalam waktu panjang.

Salah seorang dokter dari SMEC Balikpapan yang terjun langsung melakukan pemeriksaan ialah dr Dani Ibrahim.

Ia menjelaskan kegiatan tersebut tidak hanya fokus pada pemeriksaan, tetapi juga edukasi. Ia menilai masih banyak masyarakat yang keliru memahami gangguan penglihatan.

“Dalam rangka ulang tahun ke-20 SMEC, kami fokus pada pengabdian masyarakat. Salah satunya melalui edukasi kesehatan mata. Banyak orang mengira gangguan penglihatan hanya karena mata minus, padahal tidak semuanya disebabkan oleh itu. Banyak penyakit mata lain yang juga berperan,” ungkapnya.

Ia menyebut, secara global maupun nasional, penyebab kebutaan yang paling sering ditemukan adalah katarak dan glaukoma. Dua kondisi itu kerap tidak disadari sejak awal karena gejalanya muncul perlahan.

Dalam konteks pekerja aktif, kata dia, gangguan yang paling banyak ditemukan berbeda.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di Gedung Biru, sebagian besar karyawan mengalami keluhan mata minus, mata kering, dan mata cepat lelah.

“Pada pekerja usia produktif, biasanya masalah yang sering muncul adalah keperluan ukuran kacamata, mata kering, dan mata lelah. Terutama pada mereka yang lama menggunakan komputer atau gawai,” jelasnya.

Ia mengingatkan pentingnya menerapkan prinsip 20-20-20 sebagai langkah sederhana menjaga kesehatan mata.

Prinsip tersebut menganjurkan setiap 20 menit bekerja di depan layar, mata diistirahatkan dengan melihat objek berjarak lebih dari 20 kaki selama 20 detik.

“Jangan lupa juga berkedip dan cukupi konsumsi air mineral. Hal-hal kecil seperti ini sangat membantu mencegah mata cepat lelah,” tambahnya.

Selain pekerja dewasa, Dani juga menyoroti kondisi kesehatan mata anak.

Ia menegaskan bahwa mata minus tidak selalu disebabkan oleh penggunaan gawai, melainkan juga dapat diturunkan secara genetik.

“Mata minus ternyata juga bisa diturunkan. Karena itu, anak sebaiknya diperiksakan sebelum masuk sekolah. Idealnya sebelum usia tujuh atau delapan tahun,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui penggunaan gawai tetap berpengaruh terhadap kesehatan mata anak.

Terlalu lama melihat objek jarak dekat membuat anak terbiasa fokus dekat dan malas melihat jauh. Sehingga berpotensi memperburuk kondisi penglihatan.

Kegiatan pemeriksaan gratis ini disambut antusias oleh karyawan Kaltim Post Group.

Hadir juga saat itu Direktur Kaltim Post Erwin D Nugroho beserta jajaran.

Selain mendapatkan pemeriksaan, mereka juga memperoleh pemahaman baru tentang pentingnya menjaga kesehatan mata di tengah tuntutan pekerjaan berbasis layar.

Sebagai fasilitas layanan kesehatan, Rumah Sakit Mata SMEC Balikpapan yang berlokasi di kawasan Balikpapan Baru melayani pasien setiap Senin hingga Sabtu pukul 07.00–20.00 Wita, dengan layanan gawat darurat tersedia selama 24 jam.

“Selain kunjungan langsung, SMEC juga aktif melakukan edukasi melalui berbagai kanal digital untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mata,” katanya. (yin/rd)

Editor : Faroq Zamzami
#SMEC Balikpapan #kaltim post #Pemeriksaan Mata