Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Gebyar PAUD Balikpapan 2026 Libatkan 2.300 Anak, Kenalkan Budaya Sejak Dini

Wawan • Rabu, 29 April 2026 | 18:45 WIB
 Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Balikpapan 2026 menjadi salah satu agenda pendidikan terbesar di Kota Balikpapan.
Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Balikpapan 2026 menjadi salah satu agenda pendidikan terbesar di Kota Balikpapan.

 

PROKAL.co, BALIKPAPAN- Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Balikpapan 2026 menjadi salah satu agenda pendidikan terbesar di Kota Balikpapan dengan melibatkan sekitar 2.300 anak usia dini dari berbagai lembaga PAUD. Kegiatan yang digelar di BSCC Dome, Senin (20/4/2026), berlangsung meriah dan penuh antusiasme, sekaligus menjadi momentum penguatan karakter serta kreativitas anak sejak usia dini.

Ribuan peserta tampak antusias mengikuti beragam kegiatan edukatif dan kreatif yang disiapkan panitia. Mulai dari lomba mewarnai, fashion show busana daerah, pertunjukan seni dan tari, hingga permainan interaktif yang dirancang untuk melatih konsentrasi dan kemampuan sosial anak. Kehadiran orang tua dan keluarga yang turut mendampingi membuat suasana semakin semarak. Jumlah pengunjung diperkirakan mencapai empat kali lipat dari total peserta anak.

Kegiatan tahunan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, HIMPAUDI, serta lembaga PAUD se-Kota Balikpapan.

Tahun ini, Gebyar PAUD mengusung tema pengenalan keberagaman budaya sejak usia dini sebagai bagian dari upaya membangun generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Melalui tema tersebut, anak-anak diperkenalkan pada kekayaan budaya Nusantara melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Bunda PAUD Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan ruang bagi anak-anak untuk mengenal lingkungan, budaya, dan membangun rasa percaya diri sejak dini.

“Anak-anak kita diajak mengenal lingkungan dan budaya lokal melalui melukis dan mewarnai. Sekaligus mengasah kreativitas mereka, ujarnya.

Menurutnya, pendidikan karakter harus mulai ditanamkan sejak usia dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan sesuai dengan dunia anak-anak. Dengan begitu, anak tidak hanya berkembang dari sisi akademik, tetapi juga sosial dan emosional.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufik, menegaskan bahwa Gebyar PAUD menjadi program rutin yang bertujuan mengembangkan potensi anak secara menyeluruh.

“Setiap tahun kegiatan ini kami selenggarakan untuk mengumpulkan anak-anak PAUD dalam berbagai aktivitas yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mampu meningkatkan kreativitas dan kemampuan berpikir mereka,” katanya.

Ia menjelaskan, pendidikan usia dini memiliki peran penting dalam membentuk dasar kemampuan berpikir, bersosialisasi, dan membangun kebiasaan positif anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar. Karena itu, pemerintah terus mendorong penguatan kualitas pendidikan PAUD di Balikpapan.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pendidikan usia dini semakin meningkat. Selain menjadi sarana hiburan dan pengembangan kreativitas, Gebyar PAUD juga diharapkan mampu membentuk generasi muda yang percaya diri, kreatif, dan mencintai budaya bangsa sejak dini. (adv/kominfobpn)

Editor : Wawan
#ADV Pemkot Balikpapan #pemkot balikpapan