Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

DPRD  Siap Panggil Pertamina Terkait Keluhan Debu Warga

Wawan • Kamis, 25 Juni 2026 | 06:01 WIB
Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri.
Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri.

 

PROKAL.co, BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan memberi perhatian serius terhadap laporan masyarakat mengenai munculnya butiran debu di sejumlah kawasan permukiman, khususnya di wilayah Balikpapan Tengah dan Balikpapan Utara. Jika keluhan tersebut masih terus berlanjut, DPRD memastikan akan memanggil PT Kilang Pertamina Balikpapan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk meminta penjelasan dan melakukan penelusuran lebih lanjut.

Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri, mengatakan pihaknya telah menerima berbagai laporan dari warga yang mengeluhkan adanya partikel debu yang menempel di rumah maupun lingkungan sekitar tempat tinggal mereka.

Menurut Alwi, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian karena menyangkut kenyamanan dan kesehatan masyarakat. DPRD, kata dia, tidak ingin terburu-buru mengambil kesimpulan, namun tetap akan memastikan sumber debu yang dikeluhkan warga.

“Kalau kejadian ini hanya sekali, mungkin masih bisa dianggap insidental. Tapi kalau berkelanjutan dan terlalu sering, tentu ini menjadi perhatian serius karena bisa mengganggu pernapasan dan kebersihan rumah warga,” kata Alwi, Rabu (24/6/2026) usai Rapat Paripurna di Hotel Gran Senyiur Balikpapan.

Ia menjelaskan, indikasi awal yang disampaikan masyarakat mengarah pada aktivitas di kawasan industri, termasuk lingkungan kilang Pertamina. Namun demikian, DPRD menilai perlu dilakukan verifikasi lapangan agar penyebabnya dapat dipastikan berdasarkan data dan hasil pemeriksaan yang objektif.

“Kita harus tahu debu ini dari mana. Apakah dari pembakaran, dari pabrik, atau proses lainnya. Masyarakat memang menyampaikan indikasinya dari Pertamina, tapi tetap harus dicek secara pasti sumbernya,” ujarnya.

DPRD saat ini masih memantau perkembangan kondisi di lapangan dalam satu hingga dua hari ke depan. Jika laporan serupa masih terus bermunculan, DPRD akan segera menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan PT Kilang Pertamina Balikpapan dan meminta DLH melakukan pengecekan langsung.

“Kalau hari ini dan besok masih ada lagi, pastinya kami akan memanggil juga Dinas Lingkungan Hidup untuk mengecek. Kalau sudah tidak ada, mungkin penjelasan dari Pertamina bisa dipertimbangkan. Tapi kalau masih berulang, tentu wajib kita tindak lanjuti,” tegasnya.

Sebelumnya, PT Kilang Pertamina Balikpapan telah merespons laporan masyarakat terkait dugaan sebaran partikel debu di kawasan permukiman. Perusahaan menyatakan laporan tersebut telah diterima dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

VP Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan, Asep Sulaeman, menjelaskan laporan tersebut muncul di tengah tahapan awal pengoperasian proses pengaliran bahan baku pada unit kilang baru. Berdasarkan identifikasi awal, material yang dilaporkan warga disebut masih berada dalam kategori aman bagi kesehatan.

“Berdasarkan hasil identifikasi awal terhadap indikasi debu yang dilaporkan, karakteristik material tersebut masih berada dalam batas yang tergolong aman bagi kesehatan dan tidak menunjukkan tingkat risiko yang signifikan,” ujar Asep dalam keterangannya, Selasa (23/6/2026).

Ia menambahkan, pihak perusahaan terus melakukan pemantauan di lapangan serta berkoordinasi dengan kelurahan, masyarakat, dan instansi terkait guna memastikan keselamatan operasional selama proses berjalan.

Pertamina juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pertanyaan maupun keluhan melalui kelurahan setempat. Hasil evaluasi lanjutan, menurut perusahaan, akan disampaikan sesuai perkembangan yang ditemukan di lapangan.

Editor : Wawan
#dprd balikpapan #kilang Pertamina Balikpapan #ADV DPRD BALIKPAPAN