PROKAL.co, BALIKPAPAN – Seorang guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di salah satu sekolah dasar negeri di Balikpapan Timur, Muh. Afdal (31), diduga menjadi korban pengeroyokan usai menegur seorang pelajar yang kedapatan merokok saat mengenakan seragam sekolah.
Peristiwa tersebut kini tengah ditangani Polsek Balikpapan Timur. Polisi masih melakukan penyelidikan dan telah mengantongi identitas salah satu orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.
Informasi yang dihimpun PROKAL.co, kejadian bermula saat korban melihat seorang pelajar berseragam sekolah mengendarai sepeda motor sambil merokok di Jalan Mulawarman, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur.
Sebagai seorang guru, korban kemudian menegur pelajar tersebut secara lisan. Korban mengingatkan agar pelajar tidak merokok ketika masih mengenakan seragam sekolah.
Namun, teguran tersebut diduga tidak diterima dengan baik. Pelajar tersebut disebut melontarkan perkataan kasar kepada korban. Perselisihan itu kemudian berlanjut. Dari rekaman CCTV yang beredar di media sosial, sekelompok orang diduga mendatangi kediaman korban di kawasan Perum Neo Lambada, Kelurahan Lamaru, Balikpapan Timur.
Di lokasi tersebut, korban diduga mengalami pengeroyokan hingga mengalami sejumlah luka pada bagian tubuhnya. Istri korban yang juga berprofesi sebagai guru sempat berupaya melerai aksi tersebut.
Peristiwa dugaan pengeroyokan itu terjadi di kawasan Jalan Lapangan Tembak Lambada, RT 33, Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur, pada Selasa (21/7/2026) sekitar pukul 13.20 Wita.
Korban yang diketahui merupakan guru SDN 017 Balikpapan Timur itu kemudian melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke Polsek Balikpapan Timur.
Kapolsek Balikpapan Timur AKP M Chusen mengatakan, melalui jajaran penyidik kini masih mendalami laporan tersebut. Polisi juga telah mengantongi identitas salah satu terduga pelaku berinisial F.
"Hingga kini, proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian, termasuk motif dan keterlibatan pihak-pihak lain dalam dugaan pengeroyokan tersebut," ujar Chusen.
Editor : Wawan