BALIKPAPAN — Babak baru diukir oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan. Mulai Senin, 10 Agustus 2026, pusat aktivitas kedewanan secara resmi berpindah ke gedung baru yang jauh lebih representatif. Langkah ini sekaligus mengakhiri tradisi lama di mana rapat paripurna kerap digelar di hotel akibat keterbatasan fasilitas di kantor lama.
Sebelumnya, DPRD Balikpapan hanya memiliki satu ruang rapat yang harus dipakai bergantian untuk Rapat Dengarkan Pendapat (RDP), pembahasan perda, hingga rapat komisi. Bahkan, agenda besar seperti rapat paripurna terpaksa menyewa ruang di hotel dengan merogoh anggaran daerah yang tak sedikit.
Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, menegaskan bahwa pemanfaatan fasilitas anyar ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan kerja para wakil rakyat, melainkan juga memangkas pengeluaran anggaran daerah secara signifikan.
"Selama ini kalau paripurna kita selalu menggunakan hotel. Biayanya tentu tidak sedikit. Dengan adanya kantor baru, kenapa tidak kita fungsikan. Kadang di gedung lama kita harus antre dan bergantian menggunakan ruangan," ujar Alwi saat syukuran sederhana menempati gedung baru. Gedung baru ini hadir menjawab keluhan ruang komisi lama yang hanya berkapasitas 9–10 orang serta musala lama yang cuma muat 45 jamaah. Kini, infrastruktur anyar tersebut sudah dilengkapi dengan ruang rapat paripurna mandiri, ruang komisi, ruang fraksi, ruang Banggar, Banmus, hingga Pansus yang lebih lega dan memadai.
Kendati sudah mulai ditempati, Alwi membeberkan bahwa penyerahan administrasi dari Pemerintah Kota Balikpapan masih berproses. Pihaknya pun telah mengantongi izin dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) sembari menuntaskan finishing kecil seperti penyelesaian jaringan air dan pengerjaan gorden.
Alwi juga menepis anggapan bahwa pembangunan gedung ini membuang anggaran di tengah efisiensi, mengingat proyek ini sudah berjalan bertahap sejak tahun 2023.
"Memang sempat diragukan apakah gedung ini bisa terbangun sampai selesai. Tahap pertama dan kedua sempat mangkrak," ungkap Alwi mengenang proses panjang pembangunan fisik gedung tersebut. Dengan hadirnya gedung yang megah dan fasilitas yang jauh lebih lengkap, Alwi mewanti-wanti seluruh koleganya di parlemen agar dibarengi dengan peningkatan produktivitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Harapan saya dengan adanya gedung baru ini teman-teman dewan jangan malah tambah malas, tambah ogah-ogahan. Jangan hanya sekadar dapat kantor baru, tetapi kerjanya malah kurang maksimal. Semoga kantor ini membawa keberkahan bagi teman-teman dewan dan tentunya bagi masyarakat Kota Balikpapan," tegas Alwi menutup keterangannya. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co