Fokus Urai Antrean Roda Dua, Pemkot Balikpapan Evaluasi Distribusi BBM dan Bersiap Usul Tambahan Kuo

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:30 WIB
Rahmad Mas
Rahmad Mas'ud

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memberikan perhatian khusus pada penataan pelayanan pengisian Pertalite untuk kendaraan roda dua. Hal ini merespons banyaknya antrean sepeda motor yang mendominasi pemandangan di sejumlah SPBU belakangan ini.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menegaskan bahwa penambahan titik penyaluran baru akan diprioritaskan untuk mempermudah pelayanan bagi masyarakat luas.

“Kami ingin pelayanan kepada masyarakat semakin baik. Karena itu, begitu izin dan kesiapan SPBU selesai, penyaluran akan segera dilakukan,” tegas Rahmad.

Saat ini Pemkot Balikpapan tengah menuntaskan pemenuhan persyaratan teknis dan perizinan di lokasi-lokasi baru. Penyaluran Pertalite tambahan akan langsung berjalan begitu seluruh aspek kesiapan terpenuhi.

Evaluasi Distribusi dan Posisi Penyangga IKN

Selain menambah titik pelayanan, Pemkot Balikpapan juga bakal memperketat pengawasan jalur distribusi BBM bersubsidi guna mengidentifikasi penyebab utama terjadinya antrean. Pemkot tak menampik kemungkinan adanya peningkatan konsumsi akibat tingginya mobilitas warga serta pertumbuhan ekonomi kota.

Apalagi, posisi Balikpapan yang kini memegang peranan vital sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) turut mendongkrak pergerakan kendaraan di jalan raya secara signifikan. “Kami akan terus memantau. Jika memang kebutuhan masyarakat meningkat dan diperlukan tambahan kuota, tentu kami akan komunikasikan dengan pemerintah pusat melalui mekanisme yang berlaku,” jelas Rahmad.

Ia menambahkan bahwa benang kusut BBM tidak sekadar berputar pada masalah jumlah kuota. Kelancaran distribusi serta keterjangkauan lokasi pelayanan menjadi kunci utama yang harus dibenahi secara bersamaan.

Dengan dioperasikannya empat titik penyaluran baru kelak, Pemkot Balikpapan optimistis beban penumpukan kendaraan di SPBU dapat ditekan secara dramatis. “Harapannya antrean bisa berkurang secara signifikan,” pungkasnya. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
balikpapan