APBD Balikpapan Anjlok Rp900 Miliar, Wawali Desak CSR Desak CSR Perusahaan Disalurkan Proporsional

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 11:45 WIB
Ilustrasi uang rupiah.
Ilustrasi uang rupiah.

BALIKPAPAN – Postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Balikpapan mengalami penurunan signifikan selama dua tahun terakhir. Kondisi fiskal yang terkikis akibat efisiensi dan pemangkasan transfer dana dari pemerintah pusat ini mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk mengajak sektor dunia usaha mengambil peran lebih besar melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyampaikan langsung kondisi keuangan daerah tersebut di hadapan pengurus Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta perwakilan perusahaan dalam forum evaluasi program kerja semester I 2026 di Aula Bappedalitbang Kota Balikpapan.

Bagus memaparkan bahwa APBD Balikpapan yang pada tahun 2025 sempat mencapai Rp4,2 triliun, kini menyusut tajam menjadi sekitar Rp3,3 triliun. Bahkan, angka ini berisiko terus tergerus hingga menyentuh Rp2,9 triliun pada tahun 2027 mendatang apabila pemangkasan dana transfer pusat kembali terjadi.

Ia merinci bahwa transfer keuangan daerah ke Balikpapan pada 2025 berkurang hingga Rp1,05 triliun, dan tahun ini terdapat potensi pemangkasan tambahan sebesar Rp425 miliar.

“Kondisi ini membuat kami dari Pemkot Balikpapan mengajak dunia usaha untuk memperkuat kontribusi CSR agar program pembangunan kota tetap berjalan secara berkesinambungan,” ujar Bagus Susetyo. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
balikpapan