BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan mulai mengambil langkah nyata menuju transportasi ramah lingkungan. Melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Pemkot menyiapkan dua unit bus listrik untuk memperkuat armada Balikpapan City Trans (Bacitra) sebagai tahap awal pengembangan transportasi umum modern.
Langkah strategis ini sekaligus disiapkan untuk menyambut pengalihan pengelolaan penuh layanan Bacitra dari pemerintah pusat ke Pemerintah Kota Balikpapan yang dijadwalkan pada Juli 2027 mendatang.
Kepala Dishub Balikpapan, M Fadli Pathurrahman, menegaskan bahwa operasional bus listrik ini bertujuan untuk mendukung visi Kota Beriman menuju smart city. "Ke depan kami ingin mulai memperkenalkan angkutan umum berbasis listrik. Ini menjadi bagian dari pengembangan transportasi sekaligus mendukung konsep Balikpapan sebagai smart city," ujar Fadli.
Pengadaan bus listrik dilakukan secara bertahap guna menguji efisiensi dan performa armada di medan jalan Balikpapan:
"Kami ingin melihat dulu bagaimana performanya di lapangan. Kalau hasil evaluasinya baik dan operasionalnya efisien, tentu bisa menjadi pertimbangan untuk penambahan armada," jelasnya.
Mengingat kondisi geografis Balikpapan yang didominasi kawasan berbukit, Dishub telah memetakan rute awal yang paling ideal untuk armada berkapasitas besar ini:
"Jalur yang paling memungkinkan sementara berada di koridor Lapangan Merdeka menuju Bandara Sepinggan. Selain itu, armada yang direncanakan juga memiliki kapasitas tempat duduk yang lebih besar," tambah Fadli.
Evaluasi dari uji coba koridor Lapangan Merdeka–Bandara Sepinggan ini nantinya akan menjadi acuan utama Pemkot Balikpapan sebelum menambah armada dan memperluas jangkauan rute bus listrik di masa mendatang. (*)
Editor : Indra ZakariaSumber : balpos.com