Kasus ISPA Balikpapan Masih Stabil, Dinkes Minta Warga Tetap Waspada Debu Kemarau

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 08:30 WIB
Seiring karhutla semakin massif, berpotensi terjadi kabut asap dan kasus ISPA. (Ilustrasi)
Seiring karhutla semakin massif, berpotensi terjadi kabut asap dan kasus ISPA. (Ilustrasi)

 

PROKAL.CO- Di samping gencar memantau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan turut memperketat pengawasan terhadap tren penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Penyakit yang rentan melonjak di musim kemarau dan bencana kabut asap ini dipastikan belum menunjukkan lonjakan kasus yang berkaitan langsung dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai lonjakan pasien ISPA akibat dampak paparan asap karhutla di fasilitas kesehatan Kota Balikpapan. Kepala Dinkes Balikpapan, Alwiati, menjelaskan bahwa pihaknya masih memantau dan mengondisikan data kunjungan secara berkala.

"Saya lihat di aplikasi dulu, soalnya itu jumlah kunjungan kasus," ujar Alwiati mengenai rekapitulasi data pasien pernapasan di Kota Beriman.

Meskipun tren penyakit masih stabil, Dinkes mengimbau warga untuk tidak kendur dalam menjaga kondisi daya tahan tubuh. Pihaknya menginstruksikan masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan penderita asma, untuk memperbanyak konsumsi air putih serta meminimalkan paparan debu jalanan yang meningkat selama musim kering ini.

Pengawasan ketat ini dipandang krusial lantaran potensi karhutla di wilayah Kalimantan Timur masih membayang-bayang. Warga diimbau terus memantau pembaruan informasi resmi dari pemerintah daerah guna mengantisipasi perubahan kondisi lingkungan secara mendadak. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
balikpapan ispa