BALIKPAPAN — TNI Angkatan Udara siap mengoperasikan armada udaranya secara fleksibel demi memastikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) benar-benar padam. Jumlah sorti penerbangan waterbombing harian tidak akan dibatasi dan bakal terus disesuaikan dengan dinamika titik api di lapangan.
Komandan Lanud Dhomber Balikpapan, Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, menegaskan bahwa helikopter akan langsung standby jika api terkendali, tetapi siap mengguyurkan air secara beruntun apabila kobaran meluas.
"Sorti nanti akan menyesuaikan. Apabila sudah bisa dipadamkan maka kita akan standby lagi. Tapi kalau masih memungkinkan untuk melaksanakan pemadaman, kita akan terus melaksanakan operasi tersebut," ujar Sorga Laksana.
Saat ini, sebanyak tujuh personel dikerahkan untuk mendukung penuh operasional helikopter H225. Jumlah kru udara ini dipastikan bisa ditambah kapan saja jika medan dan eskalasi kebakaran membutuhkan dukungan ekstra.
Pemadaman udara ini juga disokong oleh pergerakan tim darat yang solid. Penanganan karhutla di lapangan melibatkan jajaran TNI di kawasan IKN, Otorita IKN, BNPB, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat sekitar. Sinergi lintas instansi ini diharapkan sanggup mempercepat pemadaman total agar tak mengganggu proyek pembangunan IKN maupun kesehatan warga sekitar.
Editor : Indra ZakariaSumber : prokal.co