Debut Manis Wakil Kaltim di MTQ Nasional 2026: Hakim dan Aidillah Sukses Kawinkan Gelar Juara I KTIQ

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 13:56 WIB
Hakim Maulana dari Kabupaten Paser dan Nur Aidillah Fitriah dari Kabupaten Kutai Timur
Hakim Maulana dari Kabupaten Paser dan Nur Aidillah Fitriah dari Kabupaten Kutai Timur

BALIKPAPAN – Torehan prestasi membanggakan kembali diukir oleh kafilah Kalimantan Timur pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang, Jawa Tengah. Dua utusan Kaltim pada cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), yakni Hakim Maulana asal Kabupaten Paser dan Nur Aidillah Fitriah dari Kabupaten Kutai Timur, berhasil menyapu bersih gelar Juara I Nasional di kategori putra dan putri.

Pencapaian ini terasa sangat istimewa mengingat MTQ Nasional XXXI merupakan panggung perdana bagi keduanya di tingkat nasional. Kendati berstatus sebagai debutan, keduanya langsung membuktikan kualitas dengan mempersembahkan podium tertinggi bagi Benua Etam.

Rombongan jawara ini mendarat kembali di Tanah Kaltim melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan pada Minggu (20/9). Kepulangan mereka disambut hangat setelah menuntaskan seluruh rangkaian kompetisi ketat di Jawa Tengah.

Bagi Nur Aidillah Fitriah, kemenangan ini menjadi momen berharga yang tak disangka-sangka. Ia mengaku masih merasa seperti bermimpi bisa mengungguli peserta dari berbagai provinsi lain di panggung sebesar MTQ Nasional.

“Jujur tidak nyangka, rasanya masih seperti mimpi. Alhamdulillah, karena pemerintah kita memfasilitasi begitu bagusnya dan pelatih-pelatihnya luar biasa, jadi kami merasa sangat beruntung,” ungkap Aidillah penuh haru.

Aidillah menceritakan bahwa kunci kesuksesannya tak lepas dari proses pembinaan yang berjalan secara konsisten dan terukur. Persiapan panjang telah dijalani melalui pemusatan latihan (training center) yang memakan waktu nyaris satu tahun.  “Kami latihan kurang lebih 10 bulan, hampir setahun. Setiap bulan kami selalu mengadakan latihan terus dan didatangkan pelatih-pelatih luar biasa,” tambahnya.

Senada dengan Aidillah, Hakim Maulana turut mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Menurutnya, perhatian pemerintah daerah sangat berdampak positif dalam mengasah mental serta mempertajam kemampuan teknis para peserta sebelum terjun ke arena pertandingan.

“Dari MTQ ini kita bisa banyak belajar, apalagi Pemerintah Provinsi Kaltim sangat men-support kami. Pemerintah memberikan pelatihan, bekal, dan menghadirkan para senior serta orang-orang luar biasa untuk kami belajar. Di sini kami sangat berkembang dan bisa menjadi lebih baik,” beber Hakim.

Atas raihan manis ini, pemuda asal Paser tersebut menyimpan asa untuk dapat kembali memperkuat serta membawa harum nama Kalimantan Timur di ajang-ajang berikutnya.

“InsyaAllah kalau ada kesempatan dan masih ada umur, kami akan coba kembali,” tandas Hakim.

Keberhasilan Hakim dan Aidillah tidak hanya menambah deretan piala bagi kontingen Kaltim pada MTQ Nasional XXXI 2026, tetapi juga menjadi bukti nyata keberhasilan program pembinaan jangka panjang yang dilakukan Pemprov Kaltim. Prestasi ini diharapkan mampu memantik motivasi generasi muda lainnya di Kaltim untuk terus mendalami nilai-nilai Al-Qur'an melalui karya ilmiah. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
mtq