Dukung Indonesia Emas 2045, Pemkot Balikpapan Buka Peluang Kerja Sama Luas dengan Perguruan Tinggi

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 08:29 WIB
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo.

BALIKPAPAN — Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan secara terbuka membuka peluang kolaborasi dan kerja sama strategis dengan berbagai perguruan tinggi. Langkah ini diambil guna memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah menuju target Indonesia Emas 2045.

Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menegaskan bahwa dialog serta pertemuan bersama jajaran akademisi menjadi momentum krusial dalam merumuskan rekomendasi yang saling menguntungkan bagi kampus, masyarakat, hingga pemerintah daerah.

"Pemerintah Kota mengapresiasi karena ini bagian dari pertemuan sehingga bisa menyamakan persepsi. Mudah-mudahan rekomendasi yang sudah dibahas nanti bisa memberikan hal positif bagi perguruan tinggi tersebut, masyarakat maupun daerah," kata Bagus pada Kamis (24/9/2026).

Menurut Bagus, pemenuhan sektor pendidikan merupakan amanat undang-undang yang wajib direalisasikan melalui skema alokasi anggaran daerah maupun pusat.

"Pendidikan sebenarnya mandatory spending-nya 20 persen. APBN, APBD provinsi, kemudian kota harus menyiapkan 20 persen untuk bidang pendidikan," terangnya.

Di sisi lain, ia menilai pihak perguruan tinggi memiliki keleluasaan serta fleksibilitas yang sangat tinggi untuk menggaet berbagai mitra, baik dari tingkat lokal hingga manca negara, guna memajukan program studi berbasis kearifan lokal.

"Perguruan tinggi ini sebenarnya lebih fleksibel. Mereka bisa mendapatkan bantuan dari APBD provinsi, dari pemerintah kota, bahkan bisa bekerja sama dengan pihak luar negeri," ujar Bagus.

Melalui sinergitas ini, Pemkot Balikpapan berkomitmen merangkul seluruh institusi pendidikan—baik negeri maupun swasta—serta menyediakan bantuan beasiswa bagi mahasiswa asal Balikpapan agar akses menuju jenjang pendidikan tinggi kian terbuka lebar.

"Pemerintah hanya bisa memberikan supaya masyarakat, terutama anak muda, generasi muda, tetap bersekolah, tetap mengambil jenjang pendidikan sampai setinggi-tingginya," pungkasnya. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
balikpapan